Kamalia, Heriffa Adibah (2025) TINDAK TUTUR EKSPRESIF PADA AYAH MIRNA DALAM FILM DOKUMENTER ICE COLD: COFFEE, MURDER, AND JESSICA WONGSO: KAJIAN PSIKOPRAGMATIK. Undergraduate thesis, Faculty of Humanity.
|
Text
Heriffa Adibah Kamalia_Draft Skripsi FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kamalia, Heriffa Adibah. 2025. “Tindak Tutur Ekspresif pada Ayah Mirna dalam Film Dokumenter Ice Cold: Coffee, Murder, and Jessica Wongso (Kajian Psikopragmatik)”. Skripsi (S-1) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Semarang. Pembimbing: Dr. M. Suryadi, M.Hum. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tindak tutur ekspresif dan hubungan
tindak tutur ekspresif dengan kecenderungan sifat narsistik terhadap Ayah Mirna, Edi Darmawan, dalam film dokumenter Ice Cold: Coffee, Murder, and Jessica Wongso. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah psikopragmatik dengan fokus pada tindak tutur ekspresif dan aspek kepribadian narsistik. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan teknik catat yang berguna untuk menyimak dan mentranskrip data ujaran Edi Darmawan. Metode analisis data yang penulis gunakan adalah metode padan referensial dengan tujuan menemukan alat
penentu atau penanda dengan cara menunjuk bahasa dalam analisis kemudian memadankan dengan suatu hal yang terdapat
di luar bahasa dengan menganalogikan, menyamakan, atau menggunakan intuisi yang mengacu pada referensi yang dituju dalam film Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso.
Selain itu, analisis data juga menggunakan metode pragmatis yang berguna untuk menemukan alat penanda atau penentu dengan mempertimbangkan mitra tutur serta konteks tuturan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik dasar pilah
unsur penentu (PUP) dan teknik lanjutan HBS. Metode penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah metode informal berupa tulisan berisi deskripsi mengenai penjelasan secara rinci tentang tindak tutur ekspresif dan hubungan antara tindak tutur ekspresif dengan kecenderungan sifat arogan dan narsistik yang terkandung dalam film Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso. Hasil penelitian ini menunjukkan jenis tindak tutur ekspresif dengan berbagai fungsi terhadap tuturan Ayah Mirna, Edi Darmawan, yakni tindak tutur ekspresif membenarkan atau
menyetujui (assented), mengkritik (critisize), menegaskan (emphasize), mengeluh (grumble), meminta maaf (apologize), menyindir (satirize), menyalahkan (accuse), menyanjung atau memuji (praise), dan menolak (resist). Hubungan tindak tutur
ekspresif dengan kecenderungan sifat narsistik secara eksplisit maupun implisit ditemukan ciri khas kepribadian narsistik, seperti aspek authority, self-sufficiency,superiority, exhibitionism, entitlement, exploitativeness, dan vanity.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 16 Jul 2025 03:09 |
| Last Modified: | 16 Jul 2025 03:09 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34925 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
