Search for collections on Undip Repository

MANGAN ORA MANGAN, SING PENTING KUMPUL: PENGARUH BUDAYA PADA KEBIASAAN MAKAN MAHASISWA ETNIS JAWA UNIVERSITAS DIPONEGORO

Hadiyansah, Najla Afiyah Hijrina (2025) MANGAN ORA MANGAN, SING PENTING KUMPUL: PENGARUH BUDAYA PADA KEBIASAAN MAKAN MAHASISWA ETNIS JAWA UNIVERSITAS DIPONEGORO. Undergraduate thesis, Faculty of Humanity.

[thumbnail of skripsi najel final fixfixfix.pdf] Text
skripsi najel final fixfixfix.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Aktivitas makan kerap dipandang sebagai pemenuhan kebutuhan biologis semata, padahal di baliknya tersimpan nilai sosial dan budaya yang terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pada masyarakat Jawa. Untuk melihat adanya
hubungan antara aktivitas makan dan budaya Jawa, penelitian ini menelusuri bagaimana praktik makan dipahami dan dijalani oleh mahasiswa etnis Jawa di Universitas Diponegoro (UNDIP).
Pendekatan kualitatif dengan metode
fenomenologi digunakan dalam penelitian ini, melalui teknik wawancara mendalam dan observasi nonpartisipan terhadap mahasiswa etnis Jawa dari berbagai daerah
dan fakultas di UNDIP guna menggali makna subjektif atas nilai komunal dalam aktivitas makan yang mereka alami sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai budaya Jawa yang erat kaitannya dengan norma, etika, dan solidaritas
yang berakar secara historis masih memengaruhi praktik makan mahasiswa etnis Jawa. Nilai tersebut diperoleh melalui berbagai proses internalisasi dan diadaptasi dalam kehidupan kampus yang dinamis. Prinsip mangan ora mangan, sing penting
kumpul, yang menekankan pentingnya kebersamaan, masih dianggap relevan oleh sebagian mahasiswa, baik dalam bentuk praktik makan bersama maupun melalui tafsir ulang terhadap makna prinsip tersebut sesuai dengan kondisi sosial mereka.
Teori identitas budaya dari Stuart Hall digunakan untuk menganalisis bagaimana identitas budaya mahasiswa dibentuk. Hasil temuan menunjukkan bahwa identitas budaya terkait nilai kolektivitas masih dipertahankan sebagai warisan bersama
(pendekatan esensialis), namun juga mengalami penyesuaian
makna secara kontekstual sesuai dinamika sosial yang dihadapi (pendekatan konstruktivis), sehingga prinsip budaya tersebut tetap hidup dan terus dimaknai ulang sesuai konteks kehidupan mereka.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 14 Jul 2025 04:55
Last Modified: 14 Jul 2025 04:55
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34816

Actions (login required)

View Item View Item