Search for collections on Undip Repository

PEREMPUAN DAN POLITIK: CITRA PEREMPUAN PADA PEMILU 2024 DALAM PEMBERITAAN MEDIA DARING MAGDALENE.CO DAN KONDE.CO (Sebuah Analisis Wacana Kritis Sara Mills)

Hikma, Izza Nadiya and Tiani, Riris (2024) PEREMPUAN DAN POLITIK: CITRA PEREMPUAN PADA PEMILU 2024 DALAM PEMBERITAAN MEDIA DARING MAGDALENE.CO DAN KONDE.CO (Sebuah Analisis Wacana Kritis Sara Mills). Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.

[thumbnail of Izza Nadiya Hikma 13010120130093.pdf] Text
Izza Nadiya Hikma 13010120130093.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Peranan perempuan seringkali ditempatkan dalam ranah domestik sehingga hal ini mempengaruhi pembentukan citra perempuan ketika berpartisipasi ke sektor publik. Keterwakilan perempuan dalam kontestasi politik pada pemilu 2024
menjadi diskursus yang tidak dapat dilewatkan karena hal ini menjadi indikator penting dalam sistem politik. Magdalene.co dan Konde.co sebagai media massa alternatif yang mengangkat isu perempuan mempunyai peran krusial dalam membentuk opini publik serta mempengaruhi pandangan masyarakat, khususnya dalam lingkaran politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi citra perempuan pada pemilu 2024 dalam pemberitaan daring Magdalene.co dan Konde.co. Data penelitian yang diambil adalah kata, kalimat, dan wacana pada teks berita dua media alternatif tersebut yang menunjang permasalahan penelitian. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif diskriptif dengan jenis penelitian studi pustaka. Pemerolehan data penelitian ini menggunakan metode
simak, dan catat. Analisis data dilakukan dengan metode padan. Setelah data dianalisis, data disajikan dengan metode penyajian informal. Penelitian ini menggunakan pisau analisis teori Wacana Kritis Stilistika Feminis model Sara Mills. Berdasarkan analisis pada tataran kata, kalimat, dan wacana, ditemukan
bahwa perempuan kerap ditempatkan pada posisi subordinat di ranah politik. Pada tataran kata, penggunaan penamaan, markah, dan androsentrisme memperkuat stereotip gender, sementara derogasi semantik menurunkan citra perempuan menjadi sekadar objek fisik. Pada tataran kalimat, perempuan sering kali diobjektifikasi melalui ungkapan seksis, presuposisi, inferensi, dan metafora yang mencitrakan mereka sebagai subjek pasif. Sementara itu, pada tataran wacana, perempuan direpresentasikan secara karakterisasi dan fokalisasi yang menempatkan mereka dalam posisi simbolis tanpa dukungan substansial.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature
Depositing User: Mr UPT Perpus Undip
Date Deposited: 14 Aug 2025 02:48
Last Modified: 14 Aug 2025 02:48
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34773

Actions (login required)

View Item View Item