Ariyanti, Desi and Suyanto, Suyanto (2024) BENTUK ISTILAH, MAKNA LEKSIKAL, KULTURAL, ASPEK, DAN NILAI BUDAYA DALAM TRADISI MEGENGAN DESA GIRIREJO KABUPATEN WONOGIRI (Kajian Antropolinguistik). Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.
|
Text
Desi Ariyanti 13010121120014.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Ariyanti, Desi. 2025. “Bentuk Istilah, Makna Leksikal, Kultural, Aspek, dan Nilai Budaya dalam Tradisi Megengan Desa Girirejo Kabupaten Wonogiri (Kajian Antropolinguistik)”. Skripsi Program Studi Sastra Indonesia. Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro Semarang. Pembimbing: Dr. Suyanto, M.Si. Tradisi merupakan kebiasaan yang menjadi adat istiadat suatu masyarakat dan tetap dilestarikan. Tradisi diwariskan secara turun temurun oleh nenek moyang untuk diteruskan anak cucunya. Kurangnya sumber tertulis dari tradisi Megengan dan perlunya memahami makna-makna dan nilai budaya dalam tradisi Megengan menjadi alasan peneliti untuk melakukan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan kajian Antropolinguistik, makna leksikal, makna kultural, dan nilai budaya. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bentuk dari istilah-istilah yang terdapat dalam tradisi Megengan, mengetahui makna leksikal dan makna kultural, serta mengetahui aspek, dan nilai budaya yang terkandung dalam tradisi Megengan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah antropolinguistik. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, rekam, dan dokumentasi. Penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode formal dan informal yang terdiri dari gambar dan teks deskripsi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan istilah dalam tradisi Megengan di Desa Girirejo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, yaitu apem, ingkung, adu wedang, gedhang bokor, sego berkat, sego uduk, godhong gedhang, atur-atur, ater-ater, peladen, ingon, rewang, pupukan, bedong, kondangan, munjung, bagean, jok, mujudake, dan tempelang. Istilah-istilah tersebut memiliki bentuk sebagai kategori kata monomorfemis, polimorfemis, dan frasa. Makna kultural yang terdapat dalam istilah-istilah tradisi Megengan adalah harapan diberi kelancaran dalam menyambut bulan Ramadan, bentuk sedekah kepada sesama, dan mendoakan leluhur yang telah meninggal. Aspek budaya berupa aspek ekonomi, agama, pendidikan, sosial, dan batas usia. Nilai budaya yang terkandung dalam tradisi Megengan berupa nilai budaya hubungan manusia dengan Tuhan, nilai budaya hubungan manusia dengan alam, nilai budaya hubungan manusia dengan masyarakat, dan nilai budaya hubungan manusia dengan dirinya sendiri.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 14 Aug 2025 03:22 |
| Last Modified: | 14 Aug 2025 03:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34748 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
