Setya Agitha, Eka Berlian Amanda and Sulisno, Madya (2025) Gambaran Kualitas Tidur pada Remaja di Panti Asuhan. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121130067_Eka Berlian Amanda Setya Agitha_Halaman Depan.pdf Download (606kB) |
|
|
Text
22020121130067_Eka Berlian Amanda Setya Agitha_BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (134kB) |
|
|
Text
22020121130067_Eka Berlian Amanda Setya Agitha_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (211kB) |
|
|
Text
22020121130067_Eka Berlian Amanda Setya Agitha_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) |
|
|
Text
22020121130067_Eka Berlian Amanda Setya Agitha_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (147kB) |
|
|
Text
22020121130067_Eka Berlian Amanda Setya Agitha_BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (134kB) |
|
|
Text
22020121130067_Eka Berlian Amanda Setya Agitha_BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (100kB) |
|
|
Text
22020121130067_Eka Berlian Amanda Setya Agitha_Daftar Pustaka.pdf Download (143kB) |
|
|
Text
22020121130067_Eka Berlian Amanda Setya Agitha_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
22020121130067_Eka Berlian Amanda Setya Agitha_SKRIPSI.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Masa remaja merupakan tahap perkembangan yang kompleks dan rentan terhadap gangguan tidur. Remaja di panti asuhan menghadapi tantangan lingkungan dan psikososial yang berbeda dibandingkan remaja yang tinggal bersama keluarga, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas tidur mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas tidur pada remaja di panti asuhan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel berjumlah 140 remaja dari dua panti asuhan di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner demografi dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki kualitas tidur buruk (68,6%). Komponen kualitas tidur subjektif mayoritas berada dalam kategori cukup baik (60,7%). Latensi tidur sebagian besar tergolong baik (49,3%), sedangkan durasi tidur terbanyak berada pada rentang 5–6 jam per malam (41,4%), menunjukkan ketidaksesuaian dengan rekomendasi tidur remaja. Efisiensi tidur sebagian besar dalam kategori baik (76,4%). Gangguan tidur cukup tinggi, dengan 63,6% mengalami gangguan ringan. Sebagian besar responden tidak menggunakan obat tidur (90,7%). Disfungsi siang hari menunjukkan bahwa lebih dari separuh remaja mengalami gangguan dalam berbagai tingkat, dengan 20,7% mengalami disfungsi berat. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar remaja di panti asuhan mengalami kualitas tidur yang buruk, terutama pada aspek durasi tidur, gangguan tidur, dan disfungsi siang hari. Hasil ini dapat menjadi dasar bagi intervensi kesehatan tidur berbasis lingkungan dan psikososial di panti asuhan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kualitas tidur, remaja, panti asuhan, PSQI |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 11 Jul 2025 06:49 |
| Last Modified: | 11 Jul 2025 06:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34726 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
