Saadah, Lailatul and Andri, Laura (2024) KETIDAKADILAN TERHADAP PEREMPUAN DALAM NOVEL MADA KARYA GIGREY (SEBUAH KAJIAN GENDER). Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.
|
Text
Lailatul Saadah 13010118120028.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Persoalan gender menarik untuk di kaji, novel sebagai cerminan
masyarakat dan produk kreativitas pengarang menggambarkan persoalan yang ada di masyarakat, salah satunya yakni persoalan gender. Pengarang memotret persoalan tersebut dalam karyanya tidak hanya sekedar menulis, melainkan
menggambarkan, menjelaskan, mengkritik, memberikan solusi sampai memperjuangkan ideologi gender. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis struktur fiksi meliputi tokoh penokohan, alur dan pengaluran, serta
latar. Selain itu, penelitian ini menjelaskan bentuk ketidakadilan terhadap perempuan dan faktor penyebab ketidakadilan perempuan yang termuat dalam novel Mada karya Gigrey. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode deskriptif kualitatif, dilakukan dengan pendekatan sosiologi sastra untuk mengetahui aspek sosial budaya yang terjadi dalam novel Mada karya Gigrey. Serta, menggunakan perspektif gender guna mengetahui bentuk ketidakadilan
terhadap perempuan dan faktor penyebab ketidakadilan yterhadap perempuan. Hasil penelitian ditemukan, menggunakan teori struktur fiksi ditemukan tokoh penokohan, latar, dan alur serta pengaluran. Pada tokoh penokohan terdapat tokoh protagonis dan antagonis dengan karakter pada setiap tokoh, untuk latar terdapat latar tempat, latar waktu dan latar sosial serta latar budaya, untuk alur terdapat alur campuran. Kemudian menggunakan teori gender ditemukan faktor penyebab ketidakadilan terhadap perempuan yakni budaya patriarki, ketimpangan relasi kuasa dan stimulus dari tokoh-tokoh lain. Selain itu, budaya patriarki menyebabkan ketidakadilan terhadap perempuan yang termanifestasikan dalam bentuk ketidakadilan gender, seperti kekerasan seksual, kekerasan fisik, kekerasan psikis, stereotip perempuan seperti burung merpati dalam sangkar, stereotip tidak memiliki keturunan merupakan kesengsaraan, dan subordinasi.
Penelitian ini tak terbatas dalam penelitian gender namun dapat dikembangkan dengan kajian dan perspektif lain sehingga penelitian ini menjadi lebih luas dan bermakna.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 14 Aug 2025 04:08 |
| Last Modified: | 14 Aug 2025 04:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34655 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
