Search for collections on Undip Repository

“SEKURITISASI NARKOBA TRANSNASIONAL MELALUI SISTEM JARINGAN INTERPOL I- 24/7: KASUS ANTONIO STRANGIO"

Ofira, Cantika Andita and Riswanti, Ika and Subhan, Muhammad (2025) “SEKURITISASI NARKOBA TRANSNASIONAL MELALUI SISTEM JARINGAN INTERPOL I- 24/7: KASUS ANTONIO STRANGIO". Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of COVER (1).pdf] Text
COVER (1).pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf - Submitted Version

Download (351kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf - Submitted Version

Download (590kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (254kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf - Submitted Version

Download (161kB)
[thumbnail of DAFPUS.pdf] Text
DAFPUS.pdf - Submitted Version

Download (230kB)
[thumbnail of LAMPIRAN (2).pdf] Text
LAMPIRAN (2).pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (212kB)

Abstract

Sistem Jaringan Interpol I-24/7 merupakan hasil kerja sama antara Divisi Hubungan
Internasional Polri dan Direktorat Jenderal Imigrasi dalam rangka pengawasan di
perbatasan lintas negara. Penggunaan sistem ini ditujukan untuk membantu Interpol
untuk menumpas kejahatan transnasional yang merupakan ancaman non-tradisional
bagi negara. Salah satu penerapan mutakhir dari Sistem Jaringan Interpol I-24/7
digunakan di Bandara Ngurah Rai. Namun demikian, proses persetujuan masih harus
dilakukan melalui kolaborasi resmi antara Interpol, kepolisian, kejaksaan agung, kpk,
dan imigrasi sebagai aktor-aktor yang bertanggung jawab dalam menangani isu
keamanan. Hal ini mendorong Divisi Hubungan Internasional Polri untuk merumuskan
urgensi menggunakan jaringan narkotika transnasional sebagai justifikasi utama
disahkannya sistem tersebut. Penelitian ini berusaha menganalisis proses terbentuknya
diskursus ancaman non- tradisional yang dilakukan oleh Divisi Hubungan
Internasional Polri dalam mengkonstruksikan kejahatan transnasional berupa jaringan
narkotika sebagai ancaman eksistensial untuk menekan penerapan sistem Sistem
Jaringan Interpol I- 24/7. Analisis akan dilakukan secara kualitatif menggunakan Teori
liberalisme institusional dan mengaitkannya dengan konsep cybercrime serta kerja
sama internasional. Argumen yang disajikan oleh penelitian ini adalah bahwa isu
jaringan narkotika transnasional yang beroperasi di Bandara Ngurah Rai merupakan
ancaman non-tradisional yang dinarasikan oleh Interpol menjadi ancaman eksistensial
melalui proses sekuritisasi yang ditujukan pada pihak Pemerintah Indonesia untuk
segera mengesahkan Sistem Jaringan Interpol I-24/7 di Bandara Ngurah Rai. Hal ini
dilakukan oleh Interpol guna melindungi ketahanan nasional dari ancaman eksistensial
yang dipersepsikan dan disekuritisasi melalui kebijakan keamanan khusus.
Kata kunci : Interpol, Sekuritisasi, Sistem I-24/7, Narkotika, Antonio Srangio
No. 102 Hubungan Internasional 2025

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 10 Jul 2025 05:05
Last Modified: 10 Jul 2025 05:05
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34653

Actions (login required)

View Item View Item