Search for collections on Undip Repository

RESISTENSI TOKOH-TOKOH REMAJA PEREMPUAN TERHADAP KETIDAKADILAN GENDER DI SEKOLAH DALAM NOVEL MOXIE KARYA JENNIFER MATHIEU (SEBUAH KAJIAN FEMINISME)

Silviandari, Novia Permata (2022) RESISTENSI TOKOH-TOKOH REMAJA PEREMPUAN TERHADAP KETIDAKADILAN GENDER DI SEKOLAH DALAM NOVEL MOXIE KARYA JENNIFER MATHIEU (SEBUAH KAJIAN FEMINISME). Masters thesis, Faculty of Humanity.

[thumbnail of REVISI SIDANG THESIS- NOVIA PERMATA.pdf] Text
REVISI SIDANG THESIS- NOVIA PERMATA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk ketidakadilan gender
dan bentuk-bentuk resistensi yang terdapat dalam novel Moxie Karya Jennifer
Mathieu. Novel Moxie dipilih karena novel tersebut memuat konflik tentang isu
ketidakadilan gender dan perlawanan tokoh-tokoh remaja perempuan dalam
memperjuangkan kesetaraan gender di sekolah menengah Amerika. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian konseptual dengan beberapa pendekatan, yaitu
pendekatan feminisme dan sosiologi sastra. Teori bantu yang digunakan dalam
penelitian adalah teori ketidakadilan gender milik Fakih dan teori resistensi milik
James C. Scoot. Data analisis dipaparkan secara deskriptif dan tabel. Hasil analisis
menunjukan bentuk ketidakadilan gender yang dialami oleh tokoh-tokoh remaja
perempuan dalam novel Moxie yaitu dalam bentuk marginalisasi, subordinasi,
stereotipe dan kekerasan seksual terhadap perempuan berupa pelecehan seksual
secara verbal dan psikis. Peneliti juga menemukan bahwa dalam novel Moxie
terdapat bentuk resistensi yang dilakukan oleh tokoh-tokoh remaja perempuan
terhadap ketidakadilan gender. Resistensi yang dilakukan berupa resistensi terbuka
dan resistensi tertutup. Bentuk resistensi terbuka dilakukan dengan melakukan
pemberontakan, penyampaian protes secara langsung dan melakukan perlawanan
fisik. Di lain sisi resistensi tertutup dilakukan melalui umpatan, dan tangisan yang
sifatnya selftalk dan tersembunyi. Dampak dari resistensi yang dilakukan adalah
adanya regulasi ulang kepenggurusan sekolah, termasuk kepala sekolah, seluruh
staf, dan siswa laki-laki yang terbukti melakukan pelecehan seksual di sekolah.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Magister of Literature
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 09 Jul 2025 07:40
Last Modified: 09 Jul 2025 07:40
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34604

Actions (login required)

View Item View Item