Search for collections on Undip Repository

RESISTENSI TOKOH PEREMPUAN MESIR TERHADAP REPRESI PATRIARKI DALAM NOVEL CHICAGO KARYA ALAA AL ASWANY

Noormaningtyas, Punti Rahayu (2023) RESISTENSI TOKOH PEREMPUAN MESIR TERHADAP REPRESI PATRIARKI DALAM NOVEL CHICAGO KARYA ALAA AL ASWANY. Masters thesis, Faculty of Humanity.

[thumbnail of TESIS PUNTI RAHAYU NOORMANINGTYAS.pdf] Text
TESIS PUNTI RAHAYU NOORMANINGTYAS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Novel merupakan karya sastra yang selalu menarik untuk diteliti. Alaa al Aswany adalah penulis mesir dengan berbagai karya sastra yang mengangkat isu sosial disekililingnya termasukIsu terkait perempuan yang pembahasannya tidak pernah lekang oleh zaman. Untuk itu penelitian ini mengambil judul “Resistensi Tokoh Perempuan Mesir Terhadap Represi Patriarki dalam novel Chicago karya Alaa al Aswany”. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk represi patriarki yang dialami kedua tokoh yakni Syaima’ Muhammadi dan Marwah serta resistensimereka terhadap represi patriarki tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatandeskriptif kualitatif menggunakan metode studi pustaka. Dilihat dari perspektif feminismedibawah naungan sosiologi sastra, kemudian dibedah menggunakanteori patriarki Sylvia Walby serta teori resistensi James C. Scott.Sylvia Walby membagi patriarki menjadi dua bentuk yakni privat dan publik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua tokoh perempuan mesir mengalami represi patriarki yangberbentuk privat dari orang disekililing tokoh termasuk keluarga serta pasangan mereka. Perlawanan yang tokoh perempuan lakukan berupa resistensi dalam bentuk terbuka dan tertutup.Selain perlawanan secara tertutup, perlawanan secara terbuka yang lebih banyak dilakukan menunjukkan adanya usaha nyata tokoh dalam membela diri atas ketidakadilan berbasis gender yang mereka alami seperti aborsi oleh tokoh Syaima’ Muhammadi dan pengajuan perceraian oleh tokoh Marwah. Dalam budaya patriarki, perempuan direpresentasikan sebagai makhluk yang patuh, tunduk dan tidak berdaya, sedangkan laki-laki adalah tokoh yang aktif dan superior. Perempuan kerapkali dituntut untu secara pasif menerima dan menjalani hidupnya tanpa mengetahui adanya pilihan-pilihan lain yang dapat mereka ambil.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Magister of Literature
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 09 Jul 2025 07:07
Last Modified: 09 Jul 2025 07:07
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34594

Actions (login required)

View Item View Item