Search for collections on Undip Repository

ASEAN DECLARATION ON THE PLACEMENT AND PROTECTION OF MIGRANT FISHERS 2023: ANALISIS KONSTRUKSI IDENTITAS DAN DINAMIKA NORMA PERLINDUNGAN NELAYAN MIGRAN DI ASIA TENGGARA

Rahadityo, Naufal Valentino and Wahyudi, Fendy Eko (2025) ASEAN DECLARATION ON THE PLACEMENT AND PROTECTION OF MIGRANT FISHERS 2023: ANALISIS KONSTRUKSI IDENTITAS DAN DINAMIKA NORMA PERLINDUNGAN NELAYAN MIGRAN DI ASIA TENGGARA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Submitted Version

Download (452kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Submitted Version

Download (297kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (196kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Submitted Version

Download (14kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version

Download (148kB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis adopsi ASEAN Declaration on the Placement and
Protection of Migrant Fishers pada KTT ke-42 ASEAN tahun 2023 melalui
pendekatan konstruktivisme dalam hubungan internasional. Dalam beberapa
dekade terakhir, Asia Tenggara mengalami dinamika signifikan dalam isu
perlindungan tenaga kerja, terutama bagi nelayan migran yang rentan terhadap kerja
paksa, perdagangan orang, dan pelanggaran hak asasi manusia. Deklarasi ASEAN
2023 menandai pengakuan resmi dan kolektif atas kerentanan ini, serta
menunjukkan pergeseran normatif dalam cara negara-negara ASEAN memahami
tanggung jawab mereka. Penelitian ini menjelaskan bagaimana norma perlindungan
nelayan migran mengalami proses difusi melalui kerangka Norm Life Cycle
(Finnemore & Sikkink, 1998), mulai dari kemunculan (emergence), penyebaran
(cascade), hingga internalisasi (internalization). Dengan menggunakan metode
penelitian kualitatif dan pendekatan eksplanatif, penelitian ini menunjukkan bahwa
adopsi deklarasi tersebut tidak semata didorong oleh kepentingan material,
melainkan oleh interaksi antara identitas kolektif, gagasan bersama, serta tekanan
dari aktor-aktor normatif seperti organisasi internasional, masyarakat sipil, dan
negara pengirim pekerja migran. Temuan ini memperkuat pentingnya pendekatan
ideasional dalam memahami transformasi kebijakan regional dan menyediakan
landasan bagi pengembangan kerangka perlindungan yang lebih efektif dan
berkelanjutan di Asia Tenggara.
Kata kunci: Konstruktivisme, Nelayan Migran, Asia Tenggara, ASEAN, Difusi
Norma, Identitas Negara, Perlindungan Hak Asasi Manusia
100 Hubungan Internasional 2025

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 09 Jul 2025 03:41
Last Modified: 09 Jul 2025 03:41
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34569

Actions (login required)

View Item View Item