Gusmiarnum, Genisti Arselia and Suyanto, Suyanto (2024) TOPONIMI DESA-DESA DI KECAMATAN PUCAKWANGI KABUPATEN PATI (Kajian Antropolinguistik). Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.
|
Text
GENISTI ARSELIA GUSMIARNUM 13010120130059.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Nama sebuah tempat adalah bagian penting dalam kehidupan sebagai tanda pengenal atau identitas. Penamaan sebuah desa memiliki asal usul dan latar belakang tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan satuan lingual dalam pembentukan nama desa-desa di Kecamatan Pucakwangi, aspek-aspek toponimi beserta kondisinya di masa lampau dan saat ini, dan kearifan lokal dalam toponimi desa-desa di Kecamatan Pucakwangi. Penelitian ini dianalis dengan teori antropolinguistik, toponimi, sejarah, satuan lingual kata, etimologis, kearifan lokal,
messages, sign, and meaning, dan sedimentasi Selat Muria. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data digunakan metode observasi, wawancara, dan studi pustaka dengan teknik pancing, simak libat cakap,
dan rekam catat. Dalam analisis data digunakan metode padan dan distribusional dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk penyajian hasil analisis data digunakan metode formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan satuan lingual dalam pembentukan nama desa-desa di Kecamatan Pucakwangi berbentuk kata melalui proses morfologis afiksasi, abreviasi, dan komposisi. Aspek-aspek toponimi dalam penamaan 20 desa-desa di Kecamatan Pucakwangi diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu 15 desa dengan aspek perwujudan, 9 desa dengan aspek kemasyarakatan, dan 10 desa dengan aspek kebudayaan. Terdapat 73 kearifan lokal yang memiliki relevansi dengan lokasi, lingkungan alam dan demografi, asal mula dan sejarah suku bangsa, sistem religi, bahasa, sistem teknologi, sistem mata pencaharian, organisasi sosial, sistem
pengetahuan, dan kesenian. Toponimi desa di Kecamatan Pucakwangi dapat tercermin dari nilai mitologis yang berkembang, seperti dongeng, mitos, maupun
cerita rakyat yang turun temurun disampaikan secara lisan tentang adanya lautan di beberapa desa. Setelah ditelusuri, aspek-aspek mitologis yang terdapat dalam setiap desa di Kecamatan Pucakwangi berkaitan dengan fakta-fakta sejarah adanya Selat
Muria purba yang menunjukkan Selat Muria purba ini meliputi seluruh wilayah Pucakwangi sebagai wilayah perbatasan akhir selat, kecuali Desa Lumbungmas dan Desa Wateshaji.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 14 Aug 2025 06:39 |
| Last Modified: | 14 Aug 2025 06:39 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34557 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
