Sardi, Nabilla Rachma and Windiani, Reni and Wahyudi, Fendy Eko (2025) NORMA DOMESTIK SEBAGAI PERPANJANGAN TANGAN DARI PENGAMBILAN KEPUTUSAN LUAR NEGERI NORWEGIA TERKAIT IMPOR MINYAK KELAPA SAWIT INDONESIA. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER (1).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
BAB I (2).pdf - Submitted Version Download (725kB) |
|
|
Text
BAB II (2).pdf - Submitted Version Download (726kB) |
|
|
Text
BAB III (2).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (726kB) |
|
|
Text
BAB IV (2).pdf - Submitted Version Download (725kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (2).pdf - Submitted Version Download (725kB) |
Abstract
Norwegia dikenal sebagai negara yang sangat menjunjung kelestarian lingkungan hidup.
Bagi mereka konservasi lingkungan adalah moralitas dan tanggung jawab sosial yang sangat
tinggi dan harus mereka anut. Di sisi lain Norwegia juga masih membuka jalur impor mereka
terhadap produk produk olahan kelapa sawit Indonesia. Di Indonesia sendiri, perusahaan
perusahaan pengolahan kelapa sawit masih banyak yang bermasalah, terutama dari protokol
yang tidak sesuai dengan kelestarian lingkungan hidup dan juga data tahunan perusahaan yang
belum lengkap atau transparan secara publik.
Dengan studi kasus demikian, tulisan ini mengangkat rumusan masalah: Mengapa
Norwegia masih membuka jalur impor bagi produk minyak kelapa sawit Indonesia, di saat
Norwegia pun juga harus memperhatikan kebijakan kebijakan terkait pelestarian lingkungan?
Tulisan ini akan menganalisis rumusan masalah tersebut dengan menggunakan teori
konstruktivisme konsep identitas dan juga konsep norma. Dengan metode penelitian kualitatif.
Hasil yang didapat dari penelitian ini yakni Norwegia dikenal secara internasional
sebagai negara yang vokal atas moralitas terhadap lingkungan hidup. Bersamaan dengan itu
Norwegia berencana beralih ke energi biofuel terutama untuk bahan bakar pada Angkatan
Udara mereka. Sementara bahan baku biofuel terbaik sejauh ini yakni minyak kelapa sawit,
yang harganya mampu bersaing dan terproduksi dalam jumlah yang besar.
Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini yakni menurut konstruktivisme konsep
identitas Norwegia sebagai negara yang menjunjung tinggi moralitas terhadap lingkungan
hidup, juga memiliki kepentingan atas aktivitas impor tersebut. Dengan identitas dan
kepentingan tadi, membuat Norwegia mengambil keputusan luar negeri mereka berdasarkan
konstruktivisme konsep norma norma domestik yang mereka miliki kaitannya dengan
pengelolaan hutan produksi kemudian dijadikan tolak ukur dalam memandang prosedur yang
digunakan oleh perusahaan perusahaan pengolahan kelapa sawit di Indonesia.
Kata kunci: Norwegia, Kelapa Sawit, Indonesia, Konstruktivisme, Norma Domestik
No. 99 Hubungan Internasional 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 08 Jul 2025 04:51 |
| Last Modified: | 08 Jul 2025 04:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34505 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
