Search for collections on Undip Repository

IMPLIKASI YURIDIS SEMA NOMOR 2 TAHUN 2019 TERHADAP PERMOHONAN PAILIT OLEH BURUH. _119 DG 2025

LUKIANA, SALSA BILA and Saptono, Hendro and Ananingsih, Sri Wahyu (2025) IMPLIKASI YURIDIS SEMA NOMOR 2 TAHUN 2019 TERHADAP PERMOHONAN PAILIT OLEH BURUH. _119 DG 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Salsa Bila Lukiana_cover.pdf] Text
Salsa Bila Lukiana_cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (753kB)
[thumbnail of Salsa Bila Lukiana_abstrak.pdf] Text
Salsa Bila Lukiana_abstrak.pdf

Download (205kB)
[thumbnail of Salsa Bila Lukiana_bab 1.pdf] Text
Salsa Bila Lukiana_bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (418kB)
[thumbnail of Salsa Bila Lukiana_bab 2.pdf] Text
Salsa Bila Lukiana_bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (440kB)
[thumbnail of Salsa Bila Lukiana_bab 3.pdf] Text
Salsa Bila Lukiana_bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (434kB)
[thumbnail of Salsa Bila Lukiana_bab 4.pdf] Text
Salsa Bila Lukiana_bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (226kB)
[thumbnail of Salsa Bila Lukiana_dapus.pdf] Text
Salsa Bila Lukiana_dapus.pdf

Download (189kB)

Abstract

Penelitian ini membahas implikasi yuridis SEMA Nomor 2 Tahun 2019 terhadap permohonan pailit oleh buruh terhadap perusahaan. Buruh sebagai kreditor yang diutamakan pelunasan utangnya pada kepailitan menjadi terbatas dalam memeroleh haknya ketika berada pada posisi pemohon pernyataan pailit yang disebabkan oleh pengaturan mengenai penghitungan kreditor pada SEMA Nomor 2 Tahun 2019 yang menempatkan Buruh sebagai satu utang, hal ini berdampak pada kegagalan Buruh dalam memenuhi syarat 2 kreditor atau lebih untuk dikabulkannya permohonan pernyataan pailit. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris, dengan pendekatan studi lapangan dan analisis putusan pengadilan sebelum dan sesudah SEMA diberlakukan. Salah satu kasus yang dianalisis adalah Putusan Nomor 13 K/Pdt.Sus-Pailit/2025 antara PT Pandanarum Kenanga Textile (PT PANAMTEX) melawan Budi Purwanto dan Sukamto, yang menunjukkan bagaimana permohonan pailit oleh buruh ditolak berdasarkan interpretasi SEMA tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa SEMA membatasi ruang
buruh untuk mengajukan pailit, meskipun secara hukum buruh tetap diakui sebagai kreditur preferen. Hal ini menimbulkan dilema hukum ketika hak buruh tidak dibayar, namun permohonan pailit tidak dapat diterima. Penelitian menyimpulkan perlunya regulasi alternatif yang lebih adil guna melindungi hak buruh dalam proses kepailitan.
Kata Kunci: Kepailitan, Buruh, SEMA No. 2 Tahun 2019, Hubungan Industrial, Permohonan Pailit.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kepailitan, Buruh, SEMA No. 2 Tahun 2019, Hubungan Industrial, Permohonan Pailit
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 07 Jul 2025 07:28
Last Modified: 21 Aug 2025 02:21
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34469

Actions (login required)

View Item View Item