BERDIAN, EUNIKE TABITA and GONO, JOYO NUR SURYANTO (2025) NEGOSIASI IDENTITAS PADA ANAK DALAM KELUARGA BERBEDA AGAMA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Submitted Version Download (255kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (158kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (201kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (153kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Submitted Version Download (79kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (111kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (585kB) |
Abstract
Fenomena pernikahan beda agama banyak terjadi di Indonesia yang memiliki
masyarakat yang heterogen. Pernikahan beda agama menyebabkan seorang anak
memiliki dua identitas agama yang diturunkan dari kedua orang tua sehingga anak
harus memilih satu agama sebagai identitasnya saat dewasa nanti. Anak akan
berhadapan dengan perbedaan kultur keagamaan di dalam rumah. Pemilihan agama
anak dalam keluarga beda agama menjadi hal yang dapat memunculkan ketegangan
sosial bagi kedua orang tuanya, keluarga besar, maupun lingkungan sosialnya. Hal
ini dikarenakan negara Indonesia memiliki lingkungan masyarakat yang
berorientasi pada nilai-nilai religius. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana
pengalaman negosiasi identitas anak hingga akhirnya memilih identitas agamanya
saat dewasa dengan menggunakan pendekatan studi fenomelogi. Melalui
wawancara dengan empat narasumber terpilih dan metode analisis fenomenologi
interpretatif penelitian telah mengungkap pengalaman internalisasi identitas anak
melalui proses negosiasi identitas, dengan mengeksplorasi konsep Identity
Dialectis : Five Boundaries Crossing Themes pada teori negosiasi identitas gagasan
Stella Ting Toomey (1997). Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa terjadi
dialektika identitas yang dialami oleh anak dalam proses pemilihan agama.
Penelitian menunjukkan bahwa adanya pengalam dialektika identitas ketika anak
mencoba menegosiasikan identitasnya, yang ditunjukkan melalui kemunculan dan
penanggalan ekspresi identitas yang meliputi : (1) Identity Prominence; (2) Identity
Salience; dan (3) Commitment, dalam konteks penelitian ini. Disamping itu, dapat
disimpulkan bahwa terjadinya dialektika pada proses negosiasi identitas yang
dialami seorang anak terjadi karena iklim interaksi di dalam keluarga, dimana
penerimaan lingkungan sosialnya pada identitas yang ia pilih akan memengaruhi
bagaimana anak mengekspresikan identitas agama dan memengaruhi komitmen
anak pada identitas agama tersebut.
Kata kunci : Negosiasi identitas, Agama anak, Keluarga beda agama ,
Fenomenologi interpretatif, Dialektika Identitas
203 ILMU KOMUNIKASI 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 04 Jul 2025 06:51 |
| Last Modified: | 04 Jul 2025 06:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34404 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
