Search for collections on Undip Repository

Game Indie Indonesia oleh Developer Game Indie Indonesia Sebagai Potensi Alat Soft Power Penyebaran Budaya Indonesia ke Audiens Asing

Gumilar, Muhammad Shidqi and Windiani, Reni (2025) Game Indie Indonesia oleh Developer Game Indie Indonesia Sebagai Potensi Alat Soft Power Penyebaran Budaya Indonesia ke Audiens Asing. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (656kB)
[thumbnail of 2. Bab 1.pdf] Text
2. Bab 1.pdf - Submitted Version

Download (164kB)
[thumbnail of 3. Bab 2.pdf] Text
3. Bab 2.pdf - Submitted Version

Download (627kB)
[thumbnail of 4. Bab 3.pdf] Text
4. Bab 3.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of 5. Bab 4.pdf] Text
5. Bab 4.pdf - Submitted Version

Download (77kB)
[thumbnail of 6. Daftar Pustaka (1).pdf] Text
6. Daftar Pustaka (1).pdf - Submitted Version

Download (214kB)

Abstract

Industri game Indonesia mengalami perkembangan signifikan melalui kesuksesan
beberapa game indie yang mendapat pengakuan global, menciptakan peluang
strategis untuk menjadikan game sebagai sarana diplomasi budaya.
Penelitian ini mengkaji efektivitas game indie sebagai instrumen soft power
serta kontribusinya terhadap pengembangan industri kreatif dan citra budaya
Indonesia yang bertujuan untuk mengetahui apakah game indie indonesia dapat
menjadi instrumen soft power untuk menyebarkan budaya Indonesia.
Dengan menggunakan pendekatan konsep soft power yang berfokus kepada
salah satu sumber daya yang membangun soft power yaitu bagian culture atau
budaya, penelitian ini menyoroti dua game utama, DreadOut dan A Space for the
Unbound, sebagai representasi budaya Indonesia dalam media digital interaktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa game indie buatan pengembang
Indonesia, seperti DreadOut dan A Space for the Unbound, mengandung berbagai
unsur budaya lokal yang direpresentasikan melalui narasi, karakter, latar tempat,
hingga simbol visual yang khas Indonesia. DreadOut menghadirkan nuansa horor
tradisional melalui figur-figur hantu lokal dan mitologi Jawa, sementara A Space
for the Unbound menampilkan dinamika sosial khas kota kecil Indonesia pada era
1990-an, lengkap dengan elemen bahasa, pakaian, dan kebiasaan remaja saat itu.
Ditemukan tanggapan dari audiens global yang menunjukkan bahwa game-game
ini memperoleh apresiasi tinggi karena keunikan budayanya. Respon positif
tersebut terlihat dari ulasan di platform distribusi digital, serta penghargaan
internasional.
Penelitian ini merekomendasikan dukungan kebijakan dari pemerintah,
kolaborasi internasional, dan strategi ekspor produk digital sebagai langkah untuk
memperkuat peran industri game dalam diplomasi budaya Indonesia.
Kata Kunci: Game Indie, Soft Power, Diplomasi Budaya, Industri Game Indonesia,
Industri Kreatif
83 Hubungan Internasional 2025

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 04 Jul 2025 04:43
Last Modified: 04 Jul 2025 04:43
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34389

Actions (login required)

View Item View Item