Search for collections on Undip Repository

Efektivitas Salep Jintan Hitam (Nigella sativa L.) Pada Penyembuhan Luka Perineum Ibu Postpartum: kajian angka kuman, kadar TNF-α dan kadar IL-10

Yuniarti, Yuniarti and Pramono, Noor and Cahyono, Bambang (2025) Efektivitas Salep Jintan Hitam (Nigella sativa L.) Pada Penyembuhan Luka Perineum Ibu Postpartum: kajian angka kuman, kadar TNF-α dan kadar IL-10. Doctoral thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-DISERTASI] Text (ABSTRAK-DISERTASI)
ABSTRAK-Disertasi-Yuniarti.pdf

Download (171kB)

Abstract

Latar Belakang: Saat ini, perawatan luka perineum pada ibu postpartum masih banyak menggunakan cairan desinfektan Povidone-Iodine 10%, meskipun berisiko menyebabkan iritasi. Data menunjukkan bahwa sebanyak 31,7% ibu postpartum masih mengalami luka perineum yang belum sembuh pada hari ketujuh, dan 25% mengalami komplikasi luka. Penelitian telah mengidentifikasi Jintan Hitam (Nigella sativa L.) sebagai alternatif perawatan luka yang lebih aman untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi. Jintan Hitam diketahui mengandung senyawa dengan aktivitas antimikroba, antiinflamasi, dan antioksidan, sehingga berpotensi menjadi pilihan efektif dalam perawatan luka perineum.
Tujuan: Mengevaluasi efektivitas salep Jintan Hitam (JH) 15% pada penyembuhan luka perineum ibu postpartum.
Metode: Sejumlah 81 ibu postpartum dibagi kedalam 3 kelompok (salep JH 15%, salep Povidone-Iodine (PVP-I) 10% dan plasebo) menggunakan single blind randomized pretest-posttest control group design. Kriteria inklusi yaitu primipara dan multipara, luka ruptur perineum derajat II. Salep dioleskan pada luka perineum 2x sehari selama 7 hari. Pengumpulan data meliputi skor REEDA hari ke 1, 3 dan 7, apusan luka perineum untuk menganalisis angka kuman, pemeriksaan kadar TNF-α dan kadar IL-10.
Hasil: Ekstrak Nigella sativa L. mengandung flavonoid sebesar 5,2527 mg QE/g dan menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat (IC₅₀ = 19,7088 ppm). Terdapat perbedaan yang signifikan dalam penyembuhan luka perineum berdasarkan skor REEDA (uji Kruskal-Wallis, One-Way ANOVA, dan uji Friedman; p ≤ 0,001). Nilai Cohen’s d menunjukkan efek besar untuk perbandingan JH vs PVP-I (0,8) dan efek sangat besar untuk perbandingan JH vs plasebo (1,44). Uji regresi logistik menghasilkan odds ratio (OR) sebesar 0,048 (95% CI: 0,006–0,407), yang menunjukkan efek protektif salep JH 15%. Tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada angka kuman luka perineum (p = 0,436), kadar TNF-α (p = 0,090), dan kadar IL-10 (p = 0,523).
Kesimpulan: Salep Jintan Hitam 15% terbukti efektif dalam meningkatkan penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum, sehingga dapat direkomendasikan sebagai alternatif perawatan mandiri luka perineum.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Postpartum, Jintan Hitam, flavonoid, penyembuhan, luka perineum.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Doctor Program of Medical Science
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 17 Jul 2025 08:53
Last Modified: 17 Jul 2025 08:53
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34384

Actions (login required)

View Item View Item