Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN DITEMUKAN STRAIN BAKTERI YANG MEMILIKI KEMAMPUAN MENGHASILKAN BIOFILM PADA KULTUR DARAH

TRISNARYAN, FAHRI TRISNARYAN and Farida, Helmia and Sari, Desvita (2025) HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN DITEMUKAN STRAIN BAKTERI YANG MEMILIKI KEMAMPUAN MENGHASILKAN BIOFILM PADA KULTUR DARAH. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of FAHRI TRISNARYAN PRATAMA-22041621320003- TESIS-ABSTRAK] Text (FAHRI TRISNARYAN PRATAMA-22041621320003- TESIS-ABSTRAK)
FAHRI TRISNARYAN PRATAMA-22041621320003- TESIS-ABSTRAK.pdf

Download (74kB)

Abstract

Latar belakang: Biofilm merupakan komunitas mikroorganisme yang melekat pada permukaan dan dilindungi oleh matriks polimer ekstraselular. Infeksi yang terkait dengan biofilm mencapai lebih dari 65-80 persen dari seluruh infeksi bakteri, termasuk infeksi aliran darah (IAD). Biofilm membuat bakteri resisten terhadap antibiotik hingga 1000 kali lipat dan melindungi dari fagositosis, sehingga sangat sulit diobati. Faktor risiko seperti usia, jenis kelamin, riwayat hemodialisa, dan diabetes mellitus diketahui berpengaruh terhadap kerentanan pembentukan biofilm pada infeksi aliran darah.
Tujuan: Menganalisis hubungan antara faktor risiko yaitu usia, jenis kelamin, riwayat hemodialisa, dan diabetes mellitus dengan kemampuan bakteri menghasilkan biofilm pada kultur darah pasien infeksi aliran darah di RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Metode: Penelitian cross-sectional retrospektif terhadap 94 pasien IAD dengan kultur darah positif di RSUP Dr. Kariadi Semarang periode September-Desember 2022. Kemampuan pembentukan biofilm diperiksa menggunakan metode microtiter plate biofilm assay dan diukur dengan ELISA reader. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dan multivariat menggunakan regresi logistik ordinal.
Hasil: Mayoritas bakteri penyebab IAD (64,9%) memiliki kemampuan pembentukan biofilm kuat. Analisis multivariat menunjukkan usia berhubungan signifikan dengan pembentukan biofilm (p = 0,010) dengan kelompok usia 18-46 tahun memiliki odds ratio 4,25 kali lebih besar untuk menghasilkan biofilm dibandingkan kelompok >46 tahun. Riwayat hemodialisa juga berhubungan signifikan (p = 0,010) dengan odds ratio 0,31, menunjukkan risiko 69% lebih rendah untuk menghasilkan biofilm kuat. Jenis kelamin (p = 0,147) dan diabetes mellitus (p = 0,659) tidak menunjukkan hubungan signifikan.
Simpulan: Usia dan riwayat hemodialisa merupakan faktor risiko yang berhubungan signifikan terhadap kemampuan bakteri menghasilkan biofilm pada infeksi aliran darah, sedangkan jenis kelamin dan diabetes mellitus tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Kata kunci: Biofilm, infeksi aliran darah, faktor risiko, usia, hemodialisa, microtiter plate assay.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Biofilm, infeksi aliran darah, faktor risiko, usia, hemodialisa, microtiter plate assay.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 04 Jul 2025 03:45
Last Modified: 04 Jul 2025 03:45
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34325

Actions (login required)

View Item View Item