JOSAPUTRI, INEZ and Amirudin, Amirudin and Lathifah, Af’idatul (2022) DISKRIMINASI TERHADAP TIGA WARIA KELOMPOK PERWARIS PADA SEKTOR FORMAL DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
Inez Josaputri_13040217130024_COVER.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text
Inez Josaputri_13040217130024_ABSTRAK.pdf - Submitted Version Download (622kB) |
|
|
Text
Inez Josaputri_13040217130024_BAB 1.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
|
|
Text
Inez Josaputri_13040217130024_BAB 2.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
|
|
Text
Inez Josaputri_13040217130024_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
Inez Josaputri_13040217130024_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
Inez Josaputri_13040217130024_BAB 5.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (613kB) |
|
|
Text
Inez Josaputri_13040217130024_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (886kB) |
Abstract
Waria bukan menjadi suatu hal yang asing lagi saat ini, terkhususnya di kota Semarang yang memiliki seorang waria yang sangat ikonik di kota Semarang, yaitu Tamara. Permasalahan serta penerimaan waria di tengah masyarakat masih menjadi hal yang sulit untuk dilaksanakan, begitu pula penerimaan waria di tempat kerja khususnya di pekerjaan sektor formal. Tanpa kita sadari umumnya waria bekerja di sektor informal di sektor kecantikan seperti salon, tetapi apakah kita pernah menemukan waria bekerja di sektor formal, masih sangat jarang ditemukan pastinya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui diskriminasi apa saja yang dialami oleh waria yang bekerja di sektor formal dan bagaimana mereka beradaptasi di lingkungan kerjanya. Metode penelitian yang akan digunakan pada penelitian kali ini adalah observasi partisipan, wawancara mendalam, dan tinjauan pustaka. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori struktural fungsional Emile Durkheim dan Co-cultural teori yang dikemukakan oleh Mark Orbe. Diskriminasi yang dialami ketiga infroman saya dalam bekerja di sektor formal masih dialami oleh dua dari tiga informan saya, dan satu diantara mereka tidak menyadari bahwa ia mendapatkan perilaku diskriminasi, perilaku diskriminasi yang dialami oleh ketiga informan berbeda-beda dikarenakan ketiga informan bekerja di tempat yang berbeda. Dalam menghadapi perilaku diskriminasi yang dialami dan agar diterima di lingkungan kerja, ketiga waria tersebut beradaptasi agar bisa diterima dan dianggap menjadi bagian dari kelompok dominan. Bentuk dari strategi adaptasi tersebut dibedakan menjadi tiga tipe, asimilasi, akomodasi, dan separasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 03 Jul 2025 05:24 |
| Last Modified: | 03 Jul 2025 05:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34316 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
