Search for collections on Undip Repository

TRADISI MANSORANDAK ‘INJAK PIRING’ DI KABUPATEN KEPULAUAN YAPEN: KAJIAN ETNOGRAFI KOMUNIKASI

Lisangan, Marcelin Adellia (2024) TRADISI MANSORANDAK ‘INJAK PIRING’ DI KABUPATEN KEPULAUAN YAPEN: KAJIAN ETNOGRAFI KOMUNIKASI. Masters thesis, Faculty Of Humanities.

[thumbnail of POLA KOMUNIKASI DALAM TRADISI MANSORANDAK (AutoRecovered).pdf] Text
POLA KOMUNIKASI DALAM TRADISI MANSORANDAK (AutoRecovered).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki beraneka ragam tradisi Salah satunya terletak
di Kabupaten Kepulauan Yapen yang berada di Provinsi Papua. Tradisi yang dimiliki oleh
masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen adalah tradisi Mansorandak ‘Injak Piring’.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola komunikasi, relasi komunikasi, dan
fungsi komunikasi dalam tradisi Mansorandak ‘Injak Piring’ di Kabupaten
Kepulauan Yapen menggunakan teori etnografi komunikasi dengan metode
deskriptif kualitatif. Metode analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini ada
2, yaitu deskripsi data, analisis data, dan interpretasi data oleh Creswell dan metode
padan pragmatis dengan alat penentunya adalah mitra tutur.. Hasil yang diperoleh yaitu
terdapat perbedaan susunan komponen SPEAKING menjadi KENPAGIS.
Ditemukan tiga relasi dalam tradisi Mansorandak, yaitu relasi dengan Tuhan, relasi
dengan sesama manusia, dan relasi dengan alam. Fungsi dalam tradisi
Mansorandak terdiri dari fungsi komunikasi, fungsi edukasi, dan fungsi pewarisan.
Tradisi Mansorandak ‘Injak Piring’ dilakukan sebagai ucapan syukur kepada
Tuhan atas keselamatan yang diberikan, sebagai pembersihan terhadap segala hal
negatif sehingga tidak melekat pada diri yang bersangkutan, dan memberikan rasa
saling memiliki di antara para leluhur, tanah adat, dan masyarakat adatnya sendiri
dan juga dapat dilihat dari alat yang digunakan, misalnya piring besar yang akan
diinjak oleh anak, saudara, atau keluarga yang disambut. Masyarakat memercayai
bahwa ketika sang anak menginjak piring kemudian piring tersebut retak atau pecah,
maka menjadi pertanda atau menyimbolkan sesuatu yang buruk akan terjadi atau
berhubungan dengan hal yang negative yang akan menimpa sang anak.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Magister of Linguistic
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 03 Jul 2025 04:44
Last Modified: 03 Jul 2025 04:44
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34313

Actions (login required)

View Item View Item