Huda, Nurul and Handayani, Migie and Budiraharjo, Kustopo (2025) ANALISIS RANTAI PASOK PRODUK CABAI MERAH KERITING DI KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
Cover.pdf Download (604kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (227kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (325kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (464kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (377kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (218kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (680kB) |
Abstract
Cabai merah keriting merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang dibudidayakan di daerah tropis. Pemasaran cabai merah keriting dijalankan oleh beberapa pelaku untuk sampai ke tangan konsumen yang membentuk suatu rantai. Rantai pasok merupakan suatu konsep pemasaran yang digunakan untuk menghubungkan antara arus, produk, uang, dan informasi dari pemasok, produsen, distributor, gudang, dan pengecer ke konsumen akhir untuk memastikan kepuasan konsumen akhir. Penelitian bertujuan untuk menganalisis mekanisme rantai pasok menggunakan pendekatan FSCN; menganalisis farmer’s share; dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi pemasaran cabai merah keriting di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2024 di Desa Candi dan Kelurahan Bandungan di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.
Penelitian menggunakan metode survei. Metode penelitian survei dilakukan melalui pengumpulan informasi dari responden menggunakan kuesioner, dimana informasi dikumpulkan dari sebagian populasi untuk mewakili seluruh populasi. Metode pengambilan sampel petani cabai merah keriting sebanyak 60 petani menggunakan teknik quota sampling. Penentuan sampel lembaga pemasaran menggunakan metode snowball sampling dengan jumlah sampel 10 (5 pedagang pengepul dan 5 pedagang pengecer). Metode analisis data menggunakan teknik deskriptif Food Supply Chain Network (FSCN), kuantitatif margin pemasaran dan farmer’s share, dan analisis statistik regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Terdapat 3 saluran pemasaran yang digunakan oleh petani, yaitu Saluran pemasaran 1 (Petani–Pengepul–Pengecer–Konsumen), Saluran pemasaran 2 (Petani–Pengecer–Konsumen), dan Saluran pemasaran 3 (Petani–Pengepul–Pengecer–Konsumen luar kota). Pola yang paling banyak digunakan adalah Saluran Pemasaran 1 sebesar 48,33%. Ketiga pola saluran menunjukkan nilai farmer’s share masig-masing sebesar 57%, 69,33%, dan 65,50%, dikatakan efisien karena nilai yang dihasilkan > 40%. Koefisien determinasi diperoleh sebesar 0,813, variabel margin pemasaran (X1), biaya pemasaran (X2), dan saluran pemasaran 2, 3 (X3 dan X4) berpengaruh secara simultan terhadap efisiensi pemasaran, sedangkan secara parsial, variabel margin pemasaran (X1), biaya pemasaran (X2), dan saluran pemasaran 3 (X4) berpengaruh terhadap efisiensi pemasaran.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | cabai merah keriting, efisiensi pemasaran, kinerja, rantai pasok |
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agribusiness |
| Depositing User: | User Agribisnis |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 13:13 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 13:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34298 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
