FAZLURRAHMAN, MUHAMMAD and Herawati, Nunik Retno (2025) PENGAWASAN PENGGUNAAN MASJID UNTUK KEGIATAN KAMPANYE POLITIK PADA PILKADA 2024 DI KOTA BEKASI. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (316kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (427kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (997kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Submitted Version Download (125kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (200kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Masjid sering menjadi pusat berbagai aktivitas masyarakat, sehingga dipenuhi oleh
beragam kelompok. Kondisi ini menjadikan masjid sebagai ruang strategis yang
rentan dimanfaatkan dalam kontestasi politik, termasuk dalam Pilkada Kota Bekasi
2024. Pada pilkada ini, dua pasangan calon diketahui menggunakan masjid sebagai
sarana kampanye, dengan melibatkan Ustadz dan Ustadzah dalam prosesnya.
Penelitian ini bertujuan mengkaji penggunaan dan pengawasan masjid dalam
konteks kampanye politik Pilkada Kota Bekasi 2024. Metode penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Kajian
dilakukan melalui analisis laporan ke Bawaslu serta metode pengawasan yang
diterapkan Bawaslu bersama MUI dan DMI Kota Bekasi. Tiga laporan penggunaan
masjid dianalisis menggunakan empat unsur kampanye politik Cangara:
komunikator, sasaran, pesan dan simbol, serta media.
Hasil penelitian menemukan adanya tiga masjid yang digunakan untuk kampanye
oleh pasangan Heri Koswara–Sholihin dan Tri Adhianto–Harris Bobihoe.
Kampanye dilakukan secara terselubung melalui ceramah keagamaan, simbol, serta
gestur dukungan dari Ustadz dan Ustadzah. Kedekatan ideologis antara tokoh
agama dan pasangan calon menjadi faktor utama praktik ini.
Dalam aspek pengawasan, Bawaslu bersama MUI dan DMI telah menerapkan enam
pendekatan pengawasan: preventif, represif, formal, informal, langsung, dan tidak
langsung. Namun, pengawasan yang dilakukan belum efektif dalam mencegah
praktik kampanye di masjid secara menyeluruh. Adapun rekomendasi dalam
penelitian ini yakni diperlukan adanya pengawasan yang lebih menyeluruh untuk
menangkal adanya kampanye di masjid.
Penelitian ini berkontribusi dalam kajian kampanye politik berbasis agama,
khususnya peran masjid dan tokoh agama. Hasil kajian dapat menjadi rujukan
akademisi dan pemuka agama untuk memahami serta meningkatkan pengawasan
terhadap penyalahgunaan masjid dalam kontestasi politik.
Kata kunci: Kampanye di Masjid, Pengawasan Masjid, Pilkada Kota Bekasi 2024,
Bawaslu Kota Bekasi
134 Ilmu pemerintahan 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Jul 2025 08:29 |
| Last Modified: | 02 Jul 2025 08:29 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34258 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
