Wumu, Muhammad Syahmi and Handayani, Migie and Prasetyo, Edy (2025) ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN KOMODITAS CABAI RAWIT DI KECAMATAN GRABAG KABUPATEN MAGELANG. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
ACC FINAL Skripsi_Muhammad Syahmi Wumu_Bagian 1.pdf Download (748kB) |
|
|
Text
ACC FINAL Skripsi_Muhammad Syahmi Wumu_Bagian 2.pdf Download (248kB) |
|
|
Text
ACC FINAL Skripsi_Muhammad Syahmi Wumu_Bagian 3.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
ACC FINAL Skripsi_Muhammad Syahmi Wumu_Bagian 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (430kB) | Request a copy |
|
|
Text
ACC FINAL Skripsi_Muhammad Syahmi Wumu_Bagian 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (414kB) | Request a copy |
|
|
Text
ACC FINAL Skripsi_Muhammad Syahmi Wumu_Bagian 6.pdf Restricted to Repository staff only Download (210kB) | Request a copy |
|
|
Text
ACC FINAL Skripsi_Muhammad Syahmi Wumu-Bagian 7.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Cabai rawit ( Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai tinggi dengan potensi ekonomi yang kuat bagi petani di Indonesia. Kecamatan Grabag, yang terletak di Kabupaten Magelang, adalah salah satu sentra produksi utamanya. Namun, inefisiensi dalam sistem pemasaran—seperti rantai distribusi yang panjang dan dominasi tengkulak—sering kali mengurangi pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola saluran pemasaran cabai rawit di Grabag, menilai efisiensinya menggunakan margin pemasaran, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi pemasaran. Penelitian dilakukan melalui survei dari November 2024 hingga Februari 2025, melibatkan 150 petani yang dipilih melalui two-stage cluster sampling dan lima lembaga pemasaran yang dipilih menggunakan snowball sampling. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji t satu sampel, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan dua saluran pemasaran utama: saluran I (melibatkan kelompok lelang dan pengepul) dan saluran II (hanya pengepul). Kedua saluran ini dianggap efisien, dengan nilai efisiensi masing-masing 2,37% dan 2,44%. Saluran II memberikan farmer’s share tertinggi sebesar 84%. Selain itu, harga produsen, biaya pemasaran, jenis saluran, dan volume penjualan memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi (p < 0,05). Studi ini menyoroti pentingnya meningkatkan dukungan kelembagaan dan menyederhanakan rantai pemasaran untuk meningkatkan daya tawar dan kesejahteraan petani cabai. Saluran II direkomendasikan sebagai pilihan yang paling efisien.deskriptif, uji t satu sampel, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan dua saluran pemasaran utama: saluran I (melibatkan kelompok lelang dan pengepul) dan saluran II (hanya pengepul). Kedua saluran ini dianggap efisien, dengan nilai efisiensi masing-masing 2,37% dan 2,44%. Saluran II memberikan farmer’s share tertinggi sebesar 84%. Selain itu, harga produsen, biaya pemasaran, jenis saluran, dan volume penjualan memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi (p < 0,05). Studi ini menyoroti pentingnya meningkatkan dukungan kelembagaan dan menyederhanakan rantai pemasaran untuk meningkatkan daya tawar dan kesejahteraan petani cabai. Saluran II direkomendasikan sebagai pilihan yang paling efisien.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cabai Rawit, Saluran Pemasaran, Efisiensi Pemasaran |
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agribusiness |
| Depositing User: | User Agribisnis |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 13:11 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 13:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34228 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
