HUTAJULU, OPHELIA BETHSAIDA AURORA and Wahyudi, Fendy Eko (2025) STRATEGI UN WOMEN DALAM MEMPERJUANGKAN KESETARAAN GENDER SERTA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI AFGHANISTAN PASCA KEMBALINYA KEKUASAAN TALIBAN PADA 2021-2024. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
1. COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (930kB) |
|
|
Text
2. BAB I.pdf - Submitted Version Download (312kB) |
|
|
Text
3. BAB II.pdf - Submitted Version Download (830kB) |
|
|
Text
4. BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (468kB) |
|
|
Text
5. BAB IV.pdf - Submitted Version Download (186kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (267kB) |
Abstract
Kembalinya kekuasaan Taliban di Afghanistan pada tahun 2021 telah
menyebabkan kemunduran tajam dalam pemenuhan hak-hak perempuan, yang
tercermin dari pelarangan akses pendidikan menengah dan tinggi, pembatasan terhadap
partisipasi perempuan dalam pekerjaan, serta penghapusan kehadiran perempuan
dalam ruang-ruang publik. Situasi ini memicu krisis hak asasi manusia yang oleh
banyak pengamat digambarkan sebagai bentuk gender apartheid. Dalam iklim politik
yang represif dan sosial yang konservatif tersebut, aktor-aktor internasional termasuk
UN Women dihadapkan pada tantangan yang kompleks dalam mempertahankan nilainilai kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi UN Women dalam
memperjuangkan kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan di Afghanistan
pada periode 2021–2024. Tidak seperti penelitian sebelumnya yang cenderung
menggunakan perspektif feminisme normatif, studi ini mengadopsi pendekatan
konstruktivisme berbasis norma dengan memanfaatkan konsep norm entrepreneurship
dan multi-level governance untuk mengkaji bagaimana UN Women membingkai dan
mengimplementasikan strategi normatif dalam konteks sosial-politik yang represif.
Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka
terhadap laporan organisasi internasional, dokumen kebijakan, serta pemberitaan
media kredibel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun UN Women telah mengadopsi
pendekatan yang adaptif dan kontekstual seperti diplomasi senyap, resonansi budaya,
dan penguatan norma lokal, efektivitas strateginya masih sangat terbatas. Hambatan
utama berasal dari pembatasan hukum yang diberlakukan oleh Taliban, lemahnya
perlindungan terhadap organisasi mitra lokal, serta rendahnya penerimaan masyarakat
terhadap norma-norma kesetaraan gender. UN Women lebih berperan dalam
mempertahankan ruang sosial yang tersisa dan mengupayakan kesinambungan
advokasi daripada menciptakan transformasi struktural dalam jangka pendek. Dengan
demikian, keberhasilan strategi normatif UN Women sangat bergantung pada
kolaborasi lintas aktor, keberlanjutan komitmen internasional, dan sensitivitas terhadap
konteks budaya lokal yang dinamis.
Kata kunci: UN Women, Afghanistan, kesetaraan gender, norm entrepreneurship,
multi-level governance
65 Hubungan Internasional 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Jul 2025 06:45 |
| Last Modified: | 21 Jul 2025 02:55 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34202 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
