GUNAWAN, HERI and Hadi, Sudharto P. (2025) ANALISIS PENERAPAN EKONOMI SIRKULAR PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BATIK DI PEKALONGAN. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (716kB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf - Submitted Version Download (643kB) |
|
|
Text
Bab 2.pdf - Submitted Version Download (284kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (262kB) |
|
|
Text
Bab 5.pdf - Submitted Version Download (209kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (198kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Industri batik sebagai sektor unggulan ekonomi kreatif di Kota Pekalongan
memiliki kontribusi ekonomi yang besar, namun juga menimbulkan tekanan
ekologis yang signifikan, terutama melalui limbah cair dan konsumsi air bersih
yang tinggi. Oleh karena itu, penerapan ekonomi sirkular menjadi strategi penting
dalam menjaga keberlanjutan industri batik. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis efektivitas penerapan prinsip ekonomi sirkular pada UMKM batik di
tiga wilayah IPAL Komunal, yaitu Kauman, Jenggot, dan Banyuurip. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui
observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap sembilan pelaku
UMKM. Analisis dilakukan berdasarkan lima prinsip dan delapan indikator
ekonomi sirkular yang disesuaikan dengan kondisi lapangan, serta mengukur
efektivitas melalui indikator pengurangan limbah, penggunaan ulang bahan baku,
dan penciptaan nilai tambah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM batik di
Pekalongan masih menerapkan prinsip ekonomi sirkular secara parsial, dengan
praktik efisiensi yang lebih didorong oleh kepentingan ekonomi daripada kesadaran
lingkungan. Hanya satu UMKM di wilayah Kauman yang telah menerapkan prinsip
sirkular secara menyeluruh, didukung oleh pemisahan limbah sejak hulu dan
kolaborasi kelembagaan yang kuat. Sebaliknya, UMKM di wilayah Jenggot dan
Banyuurip belum mengoptimalkan peran IPAL Komunal dan belum mengadopsi
praktik desain ulang maupun modular fashion.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa efektivitas penerapan ekonomi
sirkular pada UMKM batik masih bersifat reaktif dan belum terintegrasi ke dalam
sistem produksi secara menyeluruh. Oleh karena itu, disarankan adanya intervensi
terpadu melalui peningkatan kapasitas teknis pelaku UMKM, perluasan akses
terhadap bahan baku ramah lingkungan, serta edukasi konsumen untuk membentuk
pasar yang mendukung keberlanjutan. Selain itu, penguatan kelembagaan lokal dan
integrasi fungsi IPAL dengan sistem pengelolaan internal UMKM menjadi kunci
dalam mendorong ekonomi sirkular yang regeneratif dan berkelanjutan.
Kata Kunci : Ekonomi Sirkular, UMKM batik, IPAL Komunal, Efisiensi.
151 Administrasi Bisnis 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Business Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Jul 2025 03:05 |
| Last Modified: | 02 Jul 2025 03:05 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34140 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
