Search for collections on Undip Repository

STRATEGI OPTIMALISASI KERJA SAMA SISTER PROVINCE JAWA TENGAH–QUEENSLAND DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI BERKELANJUTAN PASCA PANDEMI COVID-19

AMABEL, KEZIA GLADYS and Wahyudi, Fendy Eko (2025) STRATEGI OPTIMALISASI KERJA SAMA SISTER PROVINCE JAWA TENGAH–QUEENSLAND DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI BERKELANJUTAN PASCA PANDEMI COVID-19. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Kezia Gladys Cover.pdf] Text
Kezia Gladys Cover.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (895kB)
[thumbnail of Kezia Gladys BAB 1.pdf] Text
Kezia Gladys BAB 1.pdf - Submitted Version

Download (383kB)
[thumbnail of Kezia Gladys BAB 2.pdf] Text
Kezia Gladys BAB 2.pdf - Submitted Version

Download (277kB)
[thumbnail of Kezia Gladys BAB 3.pdf] Text
Kezia Gladys BAB 3.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (891kB)
[thumbnail of Kezia Gladys BAB 4.pdf] Text
Kezia Gladys BAB 4.pdf - Submitted Version

Download (127kB)
[thumbnail of Kezia Gladys Daftar Pustaka.pdf] Text
Kezia Gladys Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version

Download (198kB)

Abstract

Kerja sama sister province antara Provinsi Jawa Tengah dan Negara Bagian
Queensland yang telah berlangsung sejak tahun 1991 merupakan bentuk nyata
paradiplomasi subnasional yang memberikan kontribusi signifikan dalam
penguatan sektor pertanian pasca pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis strategi optimalisasi kerja sama tersebut dalam penerapan
inovasi teknologi pertanian berkelanjutan, dengan menggunakan teori
Interdependensi Asimetris (Keohane & Nye) dan konsep Paradiplomasi sebagai
landasan analisis.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
eksplanatif melalui studi literatur dan analisis kasus. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa hubungan kerja sama ini mengandung pola ketergantungan
yang tidak simetris, di mana Queensland memiliki dominasi dalam kapabilitas
teknologi dan posisi negosiasi yang lebih kuat, sementara Jawa Tengah berperan
sebagai pihak penerima manfaat. Meskipun demikian, kerja sama ini tetap
membuka peluang strategis bagi transformasi sektor agrikultur di Jawa Tengah,
terutama melalui program pelatihan, penguatan vokasi pertanian, dan
pengembangan pertanian digital. Di sisi lain, Queensland juga memperoleh
keuntungan dalam bentuk perluasan pasar, peningkatan soft power, serta kerja
sama ekonomi kreatif seperti ekspor furnitur dari Jawa Tengah.
Strategi optimalisasi yang disarankan meliputi penguatan kapasitas
internal Jawa Tengah, perluasan adopsi teknologi digital, peningkatan koordinasi
multipihak, serta pembentukan mekanisme evaluasi kerja sama secara berkala.
Penelitian ini menegaskan pentingnya membangun kerja sama internasional
subnasional yang adil, adaptif, dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan
pertanian yang inklusif serta tahan terhadap tantangan global.
Kata kunci: Paradiplomasi, interdependensi asimetris, sister province, pertanian
berkelanjutan, Jawa Tengah–Queensland.
58 Hubungan Internasional 2025

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 02 Jul 2025 02:55
Last Modified: 02 Jul 2025 02:55
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34137

Actions (login required)

View Item View Item