Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN RISIKO MALNUTRISI MENURUT PERIOPERATIVE NUTRITION SCREEN (PONS) DENGAN LUARAN PASKA OPERASI BEDAH PINTAS ARTERI KORONER (BPAK)

Hasian, Amadea and Puruhita, Niken and Safir, Safir (2025) HUBUNGAN RISIKO MALNUTRISI MENURUT PERIOPERATIVE NUTRITION SCREEN (PONS) DENGAN LUARAN PASKA OPERASI BEDAH PINTAS ARTERI KORONER (BPAK). Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK_Thesis_AmadeaHasian] Text (ABSTRAK_Thesis_AmadeaHasian)
ABSTRAK_Thesis_AmadeaHasian.pdf

Download (135kB)

Abstract

Latar belakang: Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian kardiovaskular global, Salah satu intervensi yang dapat dilakukan salah satunya merupakan bedah pintas arteri koroner (BPAK). Trauma bedah pada BPAK dapat memicu respons inflamasi sistemik yang berpotensi memperburuk status gizi pasien, terutama pada pasien dengan malnutrisi. Penapisan status gizi preoperatif menggunakan Perioperative Nutrition Screen (PONS) dapat membantu mengidentifikasi risiko malnutrisi yang berkorelasi dengan luaran pascaoperasi, seperti lama rawat inap ICU dan komplikasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara skor PONS dengan luaran pascaoperasi BPAK.

Metode penelitian: Pemeriksaan risiko malnutrisi menggunakan PONS. Analisa hubungan risiko malnutrisi menurut PONS dengan luaran pascaoperasi akan dilakukan uji Chi-Square. Jika uji Chi-Square tidak terpenuhi maka akan dilakukan uji Fisher.

Hasil penelitian: Jumlah subjek penelitian 28 orang. Pemeriksaan PONS menunjukkan 60,7% pasien berisiko malnutrisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko malnutrisi memiliki hubungan signifikan dengan durasi ventilator memanjang (p = 0,002). Hubungan antara risiko malnutrisi dan lama rawat ICCU memanjang (p = 0,705), lama rawat inap rumah sakit memanjang (p = 0,054), reoperasi (p = 0,258), serta mortalitas (p = 0,099) tidak menunjukkan hasil yang bermakna. Analisis multivariat menunjukkan bahwa jumlah komorbid (p = 0,014) dan fraksi ejeksi (p = 0,022) merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap lama rawat inap rumah sakit.

Simpulan: Risiko malnutrisi berhubungan signifikan dengan durasi ventilator memanjang pada pasien pascaoperasi. Meskipun tidak signifikan, terdapat kecenderungan hubungan antara risiko malnutrisi dan beberapa luaran klinis lainnya. Selain itu, semakin tinggi jumlah komorbid dan semakin rendah fraksi ejeksi, maka lama rawat inap cenderung meningkat.

Kata kunci: malnutrisi, Perioperative Nutrition Screen (PONS), pasien ICU, pasien jantung

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: malnutrisi, Perioperative Nutrition Screen (PONS), pasien ICU, pasien jantung
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 02 Jul 2025 03:41
Last Modified: 02 Jul 2025 03:41
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34126

Actions (login required)

View Item View Item