Azetia, Areta and Subowo, Ari (2025) ANALISIS KINERJA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DALAM PENANGANAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (769kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Submitted Version Download (840kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf - Submitted Version Download (731kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (669kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf - Submitted Version Download (524kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (291kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (605kB) |
Abstract
Kota Semarang menempati posisi tertinggi dalam kasus kekerasan terhadap
perempuan di Provinsi Jawa Tengah. Sebagai respons, dibentuklah Unit Pelaksana
Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di bawah Dinas
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang. Tujuan
utama UPTD PPA adalah memberikan pendampingan kepada perempuan dan anak
korban kekerasan, memastikan terpenuhinya hak-hak mereka atas layanan pemulihan
dan penguatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja UPTD PPA DP3A
dalam menangani kekerasan terhadap perempuan di Kota Semarang, serta
mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang
digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengukuran kinerja
didasarkan pada teori Dwiyanto, yang mencakup lima indikator: produktivitas, kualitas
layanan, responsivitas, tanggung jawab, dan akuntabilitas. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa kinerja UPTD PPA DP3A Kota Semarang sudah terdapat 3 dari
5 indikator yang dapat dibilang optimal. Indikator yang sudah optimal yaitu
responsivitas, responsibilitas dan akuntabilitas, sedangkan indikator yang masih perlu
optimalisasi adalah produktivitas dan kualitas layanan. Selain itu peneliti juga
menemukan faktor pendorong kinerja yaitu kualitas lingkungan fisik dan
kepemimpinan. Lalu faktor penghambat kinerja yaitu teknologi, budaya organisasi, dan
pengelolaan sumber daya manusia. Dari penelitian ini diketahui bahwa UPTD PPA
DP3A masih belum maksimal dalam memenuhi indikator kinerja yang baik.
Kata kunci: Kinerja Organisasi, kekerasan terhadap perempuan, UPTD PPA
140 Administrasi Publik 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Jul 2025 01:47 |
| Last Modified: | 02 Jul 2025 01:47 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34109 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
