Septiani, Angelica Devi Cornelia and Hanura, Marten and Fatharini, Anjani Tri (2025) REFRAMING THE HAZE: TRANSFORMASI PROSES SEKURITISASI KABUT ASAP LINTAS BATAS DI ASIA TENGGARA OLEH SINGAPURA PERIODE 2019 – 2024. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Cover (1).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (725kB) |
|
|
Text
Bab I (2).pdf - Submitted Version Download (552kB) |
|
|
Text
Bab II (2).pdf - Submitted Version Download (983kB) |
|
|
Text
Bab III (2).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (969kB) |
|
|
Text
Bab IV (2).pdf - Submitted Version Download (274kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka (2).pdf - Submitted Version Download (289kB) |
Abstract
Permasalahan transboundary haze pollution telah menjadi isu regional Asia
Tenggara yang belum terselesaikan sejak tahun 1970-an hingga saat ini. Berakar
dari kebakaran hutan dan lahan yang ada di beberapa negara Asia Tenggara, seperti
Indonesia dan Malaysia, dampak asap yang ditimbulkan berlaku lintas batas dan
merugikan negara-negara kawasan, salah satunya Singapura. Selama lebih dari tiga
dekade, Singapura melakukan upaya sekuritisasi untuk mendorong penanganan
asap lintas batas di Asia Tenggara. Kurang efektifnya penanganan THP,
menyebabkan Pemerintah Singapura melakukan beberapa kali perubahan pola
sekuritisasi, hingga di tahun 2019 transformasi proses sekuritisasi dilakukan.
Melihat adanya transformasi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
proses transformasi dalam sekuritisasi yang dilakukan Singapura pada tahun 2019
hingga 2024. Untuk menganalisis perubahan sekuritisasi, teori sekuritisasi
Copenhagen School oleh Buzan, Waever, dan Wilde digunakan sebagai alat
analisis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif dan
pengumpulan data menggunakan studi literatur. Berdasarkan penelitian yang
dilakukan, Pemerintah Singapura melakukan transformasi proses sekuritisasi
dengan reframing adanya objek terancam dari yang mulanya hanya ekonomi
domestik dan kesehatan masyarakat menjadi ancaman terhadap capaian bebas
karbon atau net zero emissions. Permasalahan THP dibingkai sebagai permasalahan
yang memberikan hambatan struktural melalui imbas kerusakan lingkungannya.
Maka dari itu, perubahan framing ancaman ini akan mendorong urgensitas
penyelesaian THP pada tingkat regional sekaligus menjadi bentuk kepatuhan
terhadap norma internasional untuk mencapai pembangunan berkelanjutan. Melalui
transformasi sekuritisasi ini, Pemerintah Singapura berhasil mendapatkan respon
dari berbagai spektrum audience baik domestik, regional, dan global.
Kata Kunci: Pemerintah Singapura, Kabut Asap Lintas Batas, Sekuritisasi, Net Zero
Emissions, Singapore Green Plan 2030
No. 50 Hubungan Internasional 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 01 Jul 2025 04:36 |
| Last Modified: | 01 Jul 2025 04:36 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34098 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
