Search for collections on Undip Repository

Konflik Global, Kebijakan Lokal: Meninjau Posisi Indonesia dalam Ratifikasi Statuta Roma 1998 di Tengah Konflik Israel-Palestina

Mutiasari, Septina Wahyu and Alfian, Muhammad Faizal and Hudaya, Maula (2025) Konflik Global, Kebijakan Lokal: Meninjau Posisi Indonesia dalam Ratifikasi Statuta Roma 1998 di Tengah Konflik Israel-Palestina. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of Cover (1).pdf] Text
Cover (1).pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (688kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf - Submitted Version

Download (333kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf - Submitted Version

Download (307kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (301kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf - Submitted Version

Download (205kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka (2).pdf] Text
Daftar Pustaka (2).pdf - Submitted Version

Download (244kB)

Abstract

International Criminal Court (ICC) telah menerima refferal atas situasi yang
terjadi di Palestina dari lima negara pihak Statuta Roma, yakni Afrika Selatan,
Bangladesh, Bolivia, Komoro, dan Djibouti. ICC telah melakukan penyelidikan
terhadap situasi di Palestina mencakup dugaan kejahatan berdasarkan statuta roma
yang dilakukan di Gaza dan tepi barat, termasuk Yerusalem Timur. Penelitian ini
dimaksudkan untuk menjawab alasan mengapa Indonesia enggan meratifikasi
Statuta Roma, meskipun terdapat urgensi untuk melakukan hal tersebut sebagai
salah satu aksi konkrit untuk menuntut Israel atas kejahatan yang dilakukannya di
Palestina?.
Menjawab permasalahan tersebut, pendekatan teori permainan dua tingkat
digunakan untuk menganalisis kerangka kerja dalam hubungan internasional
maupun analisis kebijakan luar negeri untuk memahami bagaimana faktor-faktor
domestik dan internasional dapat berkolaborasi dalam mempengaruhi suatu
kebijakan. Teori permainan dua tingkat menganggap keputusan kebijakan luar
negeri merupakan permainan negosiasi yang terjadi dalam tingkat internasional dan
tingkat domestik dengan penegasan bahwa setiap negosiasi internasional pada
tingkat I harus mempertimbangkan batas penerimaan di tingkat domestik pada
tingkat II guna memaksimalkan pengimplementasian.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Indonesia mengalami kesulitan untuk
melakukan ratifikasi Statuta Roma karena faktor perbedaan di antara dinamika
internasional dan domestik. Perbedaan ini mengakibatkan negosiasi tidak masuk
dalam
win-set
domestik
dan
membuat
Indonesia
gagal dalam mengimplementasikan ratifikasi Statuta Roma.
Kata Kunci: Indonesia; ICC; Statuta Roma; Hukum Internasional
No. 49 Hubungan Internasional 2025

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 01 Jul 2025 04:20
Last Modified: 01 Jul 2025 04:20
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34090

Actions (login required)

View Item View Item