Shalahudin Zuhri, Makhfudz (2025) PERENCANAAN REDUKSI KEBISINGAN DI KAWASAN KAMPUS UNIVERSITAS DIPONEGORO. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
repository.pdf Download (962kB) |
Abstract
ABSTRAK
Tingginya aktivitas akademik dan lalu lintas kendaraan di lingkungan Kampus Universitas Diponegoro, Semarang, berpotensi menimbulkan kebisingan yang berdampak negatif terhadap kenyamanan dan efektivitas proses belajar mengajar.
Kebisingan yang melebihi ambang batas baku mutu dapat mengganggu konsentrasi, kesehatan psikologis, dan kualitas lingkungan pendidikan secara umum. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum adanya strategi pengendalian kebisingan yang terstruktur dan berbasis data spasial di lingkungan kampus. Hal ini menyebabkan tidak optimalnya pengelolaan lingkungan akustik
kampus sebagai kawasan pendidikan yang ideal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebisingan di berbagai titik strategis kampus dan merancang strategi pengendalian kebisingan yang efektif dan efisien sesuai dengan
karakteristik tata guna lahan dan aktivitas kampus Universitas Diponegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan metode pengumpulan data primer melalui observasi, dokumentasi, dan pengukuran langsung tingkat kebisingan menggunakan Sound Level Meter (SLM) sesuai
standar SNI 8427:2017, serta pencatatan koordinat titik ukur dengan GPS. Data sekunder diperoleh dari peta kampus, tata guna lahan, data kepadatan lalu lintas, dan peraturan baku mutu kebisingan (Kepmen LH No. 48 Tahun 1996). Analisis spasial dilakukan menggunakan perangkat lunak Surfer, ArcGIS, dan AutoCAD.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar titik pengukuran memiliki tingkat kebisingan rata-rata (Leq) di atas ambang batas 55 dB. Titik-titik seperti Gedung Dekanat FT, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ilmu Budaya menunjukkan intensitas kebisingan tinggi akibat lalu lintas dan aktivitas mahasiswa.
Kesimpulannya, diperlukan intervensi strategis berbasis spasial dalam pengendalian kebisingan kampus. Strategi yang direkomendasikan meliputi penataan jalur kendaraan, pemasangan barrier vegetatif atau akustik, pengelolaan waktu aktivitas, serta peningkatan ruang hijau kampus. Implikasi kebijakan dari penelitian ini adalah perlunya penyusunan regulasi internal Universitas Diponegoro mengenai zona tenang kampus, integrasi pengendalian
kebisingan dalam masterplan tata ruang kampus, serta koordinasi dengan pengelola transportasi dan fasilitas kampus untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan berkelanjutan.
Kata kunci: kebisingan lingkungan, pengukuran kebisingan, kampus, strategi pengendalian, peraturan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering |
| Depositing User: | anik riyanti |
| Date Deposited: | 01 Jul 2025 02:50 |
| Last Modified: | 03 Jul 2025 07:31 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34068 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
