Hastanto, Akira Danella and Anggraheni, Palupi (2025) ACTION FOR PEACEKEEPING SEXUAL AND GENDER BASED ON VIOLENCE UNITED NATIONS MISSION IN SOUTH SUDAN. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (638kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (396kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (683kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (434kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Download (209kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (227kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (678kB) |
Abstract
Sexual and Gender Based on Violence (SGBV) digunakan sebagai senjata perang
oleh Rapid Support Forces (RSF) untuk meneror perempuan sebagai konsekuensi
dari perang saudara di Sudan Selatan.
Menanggapi ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan
internasional, penelitian ini menyoroti keterlibatan United Nations Mission in South
Sudan (UNMISS) secara regional dan internasional dengan menggerakkan polisi
perempuan sebagai Individual Police Officers (IPOs).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Action
for Peacekeeping di Sudan Selatan dalam upaya mengurangi terjadinya SGBV.
Metode yang digunakan penulis adalah metode kualitatif dengan mengumpulkan
sejumlah data melalui wawancara, studi literatur, penelusuran data daring, dan
dokumentasi untuk menganalisis rangkaian koordinasi UNMISS IPOs perempuan
dalam menjalankan misi sebagai objek penelitian. Argumen penelitian ini adalah
peningkatan jumlah IPOs perempuan dalam UNMISS dapat berperan dalam
mengurangi kasus SGBV.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPOs perempuan memiliki posisi
strategis menangani korban SGBV melalui non-confromentational methods,
understanding, dan avoids triggering defensiveness sebagai akses social and
culture boundaries resolusi konflik aspek peacebuilding mampu membangun ruang
aman bagi korban. Sehingga, penelitian merekomendasikan peningkatan kuantitas
dan kualitas IPOs perempuan diiringi dukungan kebijakan, pendanaan, dan
pendidikan. Dengan begitu, perspektif dan solusi baru terkait penanganan dalam
operasi perdamaian UNMISS dapat lebih responsif terhadap isu diskriminasi
gender.
Kata kunci: IPOs, SGBV, UNMISS, Sudan
45 Hubungan Internasional 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 01 Jul 2025 01:42 |
| Last Modified: | 01 Jul 2025 01:42 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34054 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
