Search for collections on Undip Repository

Maskulinisasi India di Bawah Kepemimpinan BJP: Agenda Ultra Nasionalis dalam Hubungan dengan Tiongkok

Farradhia, Naila and Windiani, Reni and Anggraheni, Palupi (2025) Maskulinisasi India di Bawah Kepemimpinan BJP: Agenda Ultra Nasionalis dalam Hubungan dengan Tiongkok. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of Cover Skripsi - Naila Farradhia.pdf] Text
Cover Skripsi - Naila Farradhia.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (420kB)
[thumbnail of Bab 1 Skripsi_Naila Farradhia_14050121140020.pdf] Text
Bab 1 Skripsi_Naila Farradhia_14050121140020.pdf - Submitted Version

Download (546kB)
[thumbnail of Bab 2_Naila Farradhia.pdf] Text
Bab 2_Naila Farradhia.pdf - Submitted Version

Download (468kB)
[thumbnail of Bab 3_Naila Farradhia.pdf] Text
Bab 3_Naila Farradhia.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 4_Naila Farradhia.pdf] Text
Bab 4_Naila Farradhia.pdf - Submitted Version

Download (87kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Naila Farradhia (1).pdf] Text
Daftar Pustaka_Naila Farradhia (1).pdf - Submitted Version

Download (272kB)
[thumbnail of Lampiran_Naila Farradhia.pdf] Text
Lampiran_Naila Farradhia.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (314kB)

Abstract

Transformasi politik India di bawah pemerintahan Partai Bharatiya Janata
(BJP) dan Narendra Modi sebagai Perdana Menteri telah membentuk arah baru
dalam kebijakan luar negerinya, khususnya dalam hubungannya dengan
Tiongkok. Studi ini menganalisis dinamika tersebut menggunakan pendekatan
teoritis Foreign Policy Analysis level domestik oleh Valerie M. Hudson, dengan
menekankan pada populisme sayap kanan Cas Mudde & Ernesto Laclau,
nasionalisme etnis Anthony D. Smith, dan hegemoni maskulin Joane Nagel &
Cynthia Enloe. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah
narasi populisme, nasionalisme, serta representasi hegemoni maskulin dalam
pidato politik, kebijakan resmi, dan media India.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan luar negeri India di
bawah Modi dan BJP bukan hanya respons terhadap dinamika geopolitik, tetapi
manifestasi dari konstruksi identitas nasional yang dilandasi populisme,
ultranasionalisme etnis melalui ideologi Hindutva, dan hegemoni maskulin.
Tiongkok direpresentasikan sebagai ‘Other’ yang mengancam maskulinitas India,
sementara oposisi domestik diposisikan sebagai ‘lemah’ dan tidak ‘patriotik’
yang dinilai kontra-maskulin dan inferior. Modi diproyeksikan sebagai sosok
pemimpin ideal yang kuat dan protektif, baik terhadap rakyat maupun nilai-nilai
budaya Hindu, sehingga agresivitas luar negeri diposisikan sebagai simbol
kejantanan negara.
Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa kebijakan luar negeri India
di era BJP dan Modi tidak dapat dilepaskan dari proyek ideologis yang
menggabungkan populisme sayap kanan, nasionalisme, dan simbol hegemoni
maskulin. Oleh karena itu, analisis kebijakan luar negeri India harus mencakup
dimensi identitas politik domestik dan dampaknya terhadap perilaku negara di
ranah internasional. Disarankan agar kajian hubungan internasional terhadap
India tidak hanya berfokus pada kepentingan strategis, tetapi juga memahami
konteks ideologis dan wacana identitas yang membentuk arah kebijakan luar
negeri tersebut.
Kata kunci: Bharatiya Janata Party, India-Tiongkok, Populisme Sayap
Kanan, Ultranasionalisme, Hegemoni Maskulin
No. 41 Hubungan Internasional 2025

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 30 Jun 2025 08:29
Last Modified: 30 Jun 2025 08:29
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34017

Actions (login required)

View Item View Item