Rasyad, Raihan and Windiani, Reni (2025) STRATEGI DIPLOMASI AVIASI INDONESIA DALAM MEMPERKUAT NATION BRANDING DI KANCAH AVIASI INTERNASIONAL PASCA COVID-19. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER (1).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (498kB) |
|
|
Text
BAB I (2).pdf - Submitted Version Download (297kB) |
|
|
Text
BAB II (2).pdf - Submitted Version Download (350kB) |
|
|
Text
BAB III1.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (581kB) |
|
|
Text
BAB IV (2).pdf - Submitted Version Download (149kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (2).pdf - Submitted Version Download (269kB) |
Abstract
Pandemi Covid-19 menyebabkan disrupsi besar terhadap sektor aviasi global,
termasuk Indonesia. Penurunan jumlah penumpang, pembatasan rute internasional, dan
tekanan keuangan pada maskapai nasional seperti Garuda Indonesia telah melemahkan
posisi Indonesia di jaringan penerbangan internasional. Dalam konteks pemulihan,
diplomasi aviasi tidak hanya berperan sebagai alat pemulihan konektivitas, tetapi juga
sebagai instrumen strategis dalam membentuk citra dan reputasi negara. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis strategi diplomasi aviasi Indonesia dalam memperkuat
nation branding di panggung aviasi internasional pasca pandemi.
Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji
strategi diplomasi aviasi Indonesia melalui kerja sama bilateral, partisipasi dalam forum
multilateral seperti International Civil Aviation Organization (ICAO) dan ASEAN-Single
Aviation Market (ASEAN-SAM), serta keikutsertaan dalam aliansi maskapai global seperti
SkyTeam. Sumber data berasal dari dokumen resmi pemerintah, laporan organisasi
penerbangan internasional, serta publikasi akademik terkait.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa diplomasi aviasi berperan penting dalam
membangun persepsi internasional terhadap Indonesia melalui layanan maskapai, promosi
budaya dalam penerbangan, serta kerja sama strategis dengan negara lain. Melalui brand
Garuda Indonesia dan pengembangan infrastruktur bandara internasional, pemerintah
Indonesia berhasil menampilkan identitas nasional dalam ruang udara global. Namun
demikian, tantangan seperti dominasi maskapai asing, ketimpangan infrastruktur, dan
keterbatasan dukungan fiskal masih menjadi hambatan dalam memperkuat citra Indonesia
secara menyeluruh.
Penelitian ini menyarankan perlunya integrasi antara diplomasi, pengembangan
SDM aviasi, dan komunikasi strategis internasional agar diplomasi aviasi dapat berfungsi
optimal sebagai alat soft power dan nation branding Indonesia dalam menghadapi
persaingan global pasca pandemi.
Kata Kunci: Diplomasi aviasi, nation branding, maskapai nasional, soft power, pasca pandemi
No. 43 Hubungan Internasional 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 30 Jun 2025 08:15 |
| Last Modified: | 30 Jun 2025 08:15 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34012 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
