Sundari, Sri and Suhartini, Suhartini and Fitrikasari, Alifiati (2025) PENGARUH MODEL PERAWATAN BERPUSAT KELUARGA DAN MENTAL TRAINING TERHADAP DEPRESI, STROKE SELF MANAGEMENT DAN KONTROL GLIKEMIK PASIEN STROKE ISKEMIK DENGAN DIABETES MELLITUS TIPE 2. Doctoral thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (SRI SUNDARI-22010121510010-DISERTASI-ABSTRAK)
SRI SUNDARI-22010121510010-DISERTASI-ABSTRAK.pdf Download (119kB) |
Abstract
Latar Belakang: Stroke iskemik dengan komorbiditas diabetes melitus tipe 2 (DM T2) merupakan kondisi kronis yang kompleks, berisiko tinggi menimbulkan depresi, gangguan kontrol glikemik, dan rendahnya kemampuan manajemen diri. Keterlibatan keluarga dan intervensi psikologis terbukti berperan penting dalam proses pemulihan, namun belum banyak studi yang mengintegrasikan pendekatan perawatan berpusat keluarga dan mental training dalam satu model.
Tujuan: Mengembangkan dan menganalisis pengaruh model perawatan berpusat keluarga dan mental training berbasis Theory of Goal Attainment (TGA) King terhadap depresi, stroke self-management, dan kontrol glikemik (HbA1c) pada pasien stroke iskemik dengan DM T2.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain mixed method sequential explanatory. Tahap pertama (kualitatif) dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) untuk mengidentifikasi kebutuhan pasien (n=11), keluarga (n=11), dan perawat (n=8). Tahap kedua (kuantitatif) menggunakan quasi-experimental pre-post test tanpa kelompok kontrol pada 44 pasien stroke iskemik dengan DM T2. Intervensi dilaksanakan dalam 4 sesi selama 12 minggu. Instrumen yang digunakan meliputi Hamilton Depression Rating Scale (HDRS), Stroke Self-Management Behavior Performance Scale (SSBPS), dan pemeriksaan HbA1c. Analisis dilakukan menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed-Rank Test) dan regresi linear.
Hasil: Analisis bivariate menunjukkan penurunan signifikan skor depresi (p<0.001), peningkatan skor stroke self-management (p<0.001), dan penurunan kadar HbA1c (p<0.001) setelah intervensi. Pada Analisis Multivariat menunjukkan bahwa depresi post-test dipengaruhi signifikan oleh skor depresi pre-test dan usia (p<0.05), sedangkan HbA1c post-test hanya dipengaruhi oleh HbA1c pre-test (p<0.001). Model ini tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap stroke self-management dan depresi setelah mengontrol variabel klinis.
Kesimpulan: Model perawatan berpusat keluarga dan mental training berbasis Teori Goal Attainment (TGA) King terbukti efektif dalam menurunkan depresi dan kadar HbA1c serta meningkatkan kemampuan manajemen diri pasien stroke iskemik dengan DM T2. Pendekatan ini menekankan interaksi antara pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan sebagai kunci pencapaian tujuan kesehatan, serta dapat menjadi dasar bagi pengembangan model perawatan rehabilitatif yang lebih komprehensif di masa depan.
Kata kunci: stroke iskemik, diabetes melitus tipe 2, perawatan berpusat keluarga, mental training, depresi, stroke self-management, HbA1c
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | stroke iskemik, diabetes melitus tipe 2, perawatan berpusat keluarga, mental training, depresi, stroke self-management, HbA1c |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Doctor Program of Medical Science |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 01 Jul 2025 02:47 |
| Last Modified: | 01 Jul 2025 02:47 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33962 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
