Search for collections on Undip Repository

Hubungan Antara Kejadian Acute Kidney Injury Dengan Derajat Keparahan Dan Kejadian Kematian Pasien Covid-19 (Studi Kasus Di RSUP Dr. Kariadi Semarang)

Kurnia, Sekar Arum Nuring and Lestariningsih, Lestariningsih (2025) Hubungan Antara Kejadian Acute Kidney Injury Dengan Derajat Keparahan Dan Kejadian Kematian Pasien Covid-19 (Studi Kasus Di RSUP Dr. Kariadi Semarang). Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-THESIS] Text (ABSTRAK-THESIS)
Sekar Arum Nuring Kurnia_ABSTRAK.pdf

Download (212kB)

Abstract

Latar Belakang: COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2), yang memasuki sel melalui reseptor angiotensin converting enzyme 2 (ACE2). Keberadaan reseptor ACE2 di ginjal, terutama sel tubulus, glomerulus dan endotel, menyebabkan berbagai gangguan struktur dan fungsi. Acute kidney injury (AKI) terjadi pada sekitar 30% pasien COVID-19 (kisaran 4%–81%), dengan 5% memerlukan terapi pengganti ginjal (0,8%–14,7%). Tingkat kematian mencapai 52% (kisaran 7%–100%). Penelitian bertujuan untuk membuktikan hubungan antara kejadian AKI dengan derajat keparahan dan kejadian kematian pada pasien COVID-19 yang dirawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Metode: Penelitian kohort prospektif terhadap pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat inap di RSUP Dr. Kariadi Semarang pada Agustus 2020-Januari 2021. Evaluasi dilakukan pada kejadian AKI dengan luaran derajat keparahan COVID-19 dan kematian. Analisis mengggunakan uji Chi-square dan Fisher exact dengan perhitungan nilai estimasi risiko (relative risk). Hasil signifikan apabila p<0.05.
Hasil: Analisis mendapatkan hubungan signifikan antara kejadian AKI dengan derajat keparahan COVID-19 (p<0.001) dan kematian (p<0.001). Pasien dengan AKI memiliki risiko 1.75x (RR 1.42, CI95% 1.36 – 2.24) lebih besar untuk memiliki COVID-19 derajat berat-kritis dan 1.93x (RR 1.93, CI95% 1.35 – 2.75) lebih besar untuk mengalami kematian. Usia (p=0.005; p=0.009), kebutuhan ventilator mekanik (p<0.001; p<0.001), kadar D-dimer yang tinggi (p<0.001; p<0.001), dan kadar CRP yang tinggi (p<0.001; p=0.017) menjadi faktor perancu derajat keparahan COVID-19 dan kematian COVID-19, secara berturut-turut. Keganasan (p=0.004) menjadi faktor perancu yang secara khusus berhubungan dengan derajat keparahan COVID-19.
Simpulan: Kejadian AKI pada pasien COVID-19 merupakan faktor risiko derajat keparahan dan kematian COVID-19.
Kata kunci: acute kidney injury, keparahan COVID-19, kematian COVID-19

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: acute kidney injury, keparahan COVID-19, kematian COVID-19
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 30 Jun 2025 07:04
Last Modified: 30 Jun 2025 07:04
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33959

Actions (login required)

View Item View Item