Aulia, Gita and Lukmantoro, Triyono (2025) REPRESENTASI HEROISME SOSOK AYAH DALAM FILM MAHARAJA. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
(COVER) Gita Aulia.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (515kB) |
|
|
Text
(BAB I) Gita Aulia.pdf - Submitted Version Download (454kB) |
|
|
Text
(BAB II) Gita Aulia.pdf - Submitted Version Download (331kB) |
|
|
Text
(BAB III) Gita Aulia.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
(BAB IV) Gita Aulia.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (308kB) |
|
|
Text
(BAB V) Gita Aulia.pdf - Submitted Version Download (217kB) |
|
|
Text
(DAFTAR PUSTAKA) Gita Aulia.pdf - Submitted Version Download (142kB) |
|
|
Text
(LAMPIRAN) Gita Aulia.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (375kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana representasi nilainilai heroisme sosok ayah ditampilkan dalam film Maharaja (2024). Latar belakang
penelitian ini didasari oleh kecenderungan masyarakat dalam memaknai heroisme
hanya pada figur superhero atau tokoh besar, sehingga mengaburkan peran penting
ayah dalam keseimbangan emosional keluarga. Penelitian ini menggunakan
pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis semiotika John Fiske untuk
membaca makna melalui tiga level pengkodean: realitas, representasi, dan ideologi.
Data diperoleh dari observasi terhadap 14 adegan film yang menunjukkan tandatanda heroisme, dan dikategorikan berdasarkan karakteristik The Great Eight oleh
Allison dan Goethals. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada level realitas,
karakter Maharaja digambarkan sebagai ayah yang sederhana namun berkemauan
keras, dengan penampilan yang konsisten dan gestur penuh kasih. Pada level
representasi, teknik pencahayaan, musik, dan pengambilan gambar digunakan
untuk menekankan transformasi karakter Maharaja dari sosok yang kaku menjadi
kuat dan karismatik. Sementara itu, pada level ideologi, ditemukan bahwa film ini
menghadirkan maskulinitas tradisional melalui narasi ayah sebagai pahlawan
utama, sekaligus menampilkan kritik halus terhadap sistem hukum dan sosial yang
korup. Penelitian ini menunjukkan bahwa film Maharaja tidak hanya menyoroti
nilai heroisme, tetapi juga menyiratkan ekspektasi maskulinitas yang tinggi
terhadap figur ayah. Penelitian ini juga menegaskan bahwa media film dapat
menjadi ruang reflektif untuk membangun pemahaman baru tentang figur heroik
dalam konteks keluarga.
Kata kunci: Representasi, Heroisme, Ayah, Keluarga, Film, Heroisme Sosok
Ayah, Semiotika John Fiske
No.166 Ilmu Komunikasi 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 30 Jun 2025 05:53 |
| Last Modified: | 30 Jun 2025 05:53 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33953 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
