Simanjuntak, Christine Abigail and Rahardjo, Turnomo and Sulistyani, Hapsari Dwiningtyas (2025) PENGALAMAN KOMUNIKASI MAHASISWA RANTAU DALAM MENGELOLA HOMESICKNESS SELAMA MERANTAU. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (554kB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf - Submitted Version Download (316kB) |
|
|
Text
Bab 2.pdf - Submitted Version Download (42kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (331kB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (256kB) |
|
|
Text
Bab 5.pdf - Submitted Version Download (39kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (137kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (543kB) |
Abstract
Dunia modern saat ini mendorong orang-orang melakukan perpindahan
dengan tujuan-tujuan tertentu. Mahasiswa rantau melakukan perpindahan bertujuan
mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas. Namun, perpindahan tersebut justru
membuat mahasiswa mengalami homesickness. Meskipun perpindahan membuat
mahasiswa rantau mengalami homesickness. Masyarakat memandang
homesickness sebagai bentuk ketidakdewasaan, sehingga pengalaman tersebut tabu
untuk dibicarakan. Namun, nyatanya homesickness dapat mengganggu
kesejahteraan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses
komunikasi mahasiswa rantau untuk mengelola homesickness yang dialami selama
merantau. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan
fenomenologi, menggunakan wawancara mendalam kepada empat mahasiswa
rantau Universitas Diponegoro yang berasal dari luar Pulau Jawa sebagai informan
untuk mengumpulkan data, dan Interpretative Phenomenological Analysis untuk
mengolah data.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi yang dilakukan
mahasiswa rantau untuk mengelola homesickness bermula dari merasakan dan
memaknai homesickness yang dialami di awal merantau, yaitu sebagai perasaan
rindu mendalam yang menyakitkan terhadap rumah dan lingkungan asal, karena
merasakan emosi dan dampak negatif disebabkan kehilangan, konflik keinginan,
kesulitan adaptasi, perubahan peran dan tugas, serta gangguan rutinitas setelah
perpindahan. Melalui pemaknaan awal, mahasiswa rantau tergerak berkomunikasi
dengan teman cerita untuk melepaskan beban emosional sebagai katarsis. Terdapat
mahasiswa rantau yang bercerita secara langsung dan ada yang bercerita secara
tidak langsung. Walaupun koordinasi yang dilakukan setiap mahasiswa rantau
berbeda-beda, katarsis tetap membuat mereka mendapatkan dukungan dari teman
cerita. Komunikasi dimaknai mahasiswa rantau memberi kelegaan, tetapi tidak
semua merasakan redanya homesickness. Selain itu, mahasiswa rantau menyadari
kembali tujuannya merantau. Selanjutnya, pemaknaan mahasiswa rantau terhadap
komunikasi dengan teman cerita mendorong kembali mereka melakukan adaptasi
sebagai bentuk koping yang berfokus pada masalah. Pada akhirnya, komunikasi
yang dilakukan mahasiswa rantau membangun makna baru mengenai
homesickness, yaitu sebagai perasaan rindu biasa yang memberi peluang untuk
bertumbuh dan berkembang di lingkungan baru.
Kata Kunci: Homesickness, Mahasiswa Rantau, Coordinated Management of
Meaning Theory
165. Ilmu Komunikasi 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 30 Jun 2025 05:34 |
| Last Modified: | 30 Jun 2025 05:34 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33947 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
