Nurhayat, Bayu Usman and Marlina, Neny (2025) ANALISIS KONFLIK PEMERATAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT. TIRTA INVESTAMA AQUA DI KECAMATAN POLANHARJO, KABUPATEN KLATEN. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (737kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Submitted Version Download (491kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (700kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Download (305kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (311kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Abstrak
Penelitian ini menganalisis konflik dalam implementasi Corporate Social
Responsibility (CSR) oleh PT Tirta Investama (AQUA) di Kecamatan Polanharjo,
Kabupaten Klaten. Konflik ini bermula dari ketidakpuasan organisasi masyarakat
Aliansi Masyarakat Gugat Aqua (AMGA) akibat perubahan kebijakan perusahaan
yang mengurangi keterlibatan transporter lokal dalam distribusi produk. Penelitian ini
mengambil data dengan metode wawancara dan dokumentasi dengen narasumber
adalah PT. Tirta Investama, Aliansi Masyarakat Gugat Aqua, masyarakat, dan
pemerintah desa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana perusahaan
dan AMGA melakukan negosiasi, kompromi, hingga akhirnya mampu
mentransformasikan konflik menjadi kolaborasi. Dengan menggunakan pendekatan
deskriptif kualitatif melalui wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini memetakan
sumber konflik yaitu keputusan efisiensi pabrik dengan cara memutus kerja sama
dengan transpoerter lokal, terdapat empat aktor utama pada konflik ini yaitu PT. Tirta
Investama, AMGA, DPRD sebagai penengah, dan masyarakat, isu yang dibawa
dalam tuntutan ini adalah isu terkait dengan ketenagakerjaan dan kesejahteraan,
perilaku yang terlihat dalam fenomena ini adalah tuntutan dan penghindaran, sikap
yang muncul terlihat semua aktor kooperatif untuk menyelesaikan konflik, intervensi
dilakukan oleh DPRD sebagai penengah, dan hasil akhir yatu transformasi kerja sama
CSR. Penelitian ini mengambil data dalam rentang tahun 2020-2025. Penelitian ini
menganalisis tiga fase manajemen konflik: kompetisi, kompromi, dan kolaborasi.
Penelitian ini juga mengintegrasikan model manajemen konflik Thomas-Kilmann
serta teori rekonsiliasi top-down dan bottom-up untuk menilai efektivitas komunikasi
partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi bottom-up mendorong
tumbuhnya rasa percaya dan keterlibatan aktif AMGA dalam perencanaan CSR,
khususnya dalam program pemberdayaan masyarakat. Proses kompromi bergeser dari
keterlibatan langsung dalam distribusi menjadi implementasi program CSR di bidang
pertanian, revitalisasi irigasi, dan pengembangan UMKM. Penelitian ini juga
menyoroti peran pemerintah, khususnya DPRD Klaten, sebagai mediator netral yang
memfasilitasi kesepakatan antara pihak yang berkonflik. Secara keseluruhan, temuan
ini menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi partisipatif bottom-up dapat
mengubah konflik menjadi kemitraan yang saling menguntungkan, serta mendukung
keberlanjutan bisnis dan ketahanan sosial masyarakat. Penelitian selanjutnya perlu
mengeksplorasi wilayah yang lebih luas dan dampak jangka panjang kolaborasi ini
terhadap kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci: Manajemen Konflik, Corporate Social Responsibility, Kompetisi,
Kompromi, Kolaborasi, Pemberdayaan Masyarakat, AMGA, Top-down dan bottomup rekonsiliasi.
113/PEM/2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 30 Jun 2025 02:21 |
| Last Modified: | 30 Jun 2025 02:21 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33846 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
