Search for collections on Undip Repository

Hubungan Kadar Neutrophil Gelatinase-Associated Lipocalin (NGAL) Urin dengan Estimasi Lajut Filtrasi Glomerulus (eLFG) pada Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Wilayah Semarang Selatan

Widiono, Kevin Ravido and Partiningrum, Dwi Lestari (2025) Hubungan Kadar Neutrophil Gelatinase-Associated Lipocalin (NGAL) Urin dengan Estimasi Lajut Filtrasi Glomerulus (eLFG) pada Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Wilayah Semarang Selatan. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Abstrak Tesis Kevin] Text (Abstrak Tesis Kevin)
Abstrak Tesis Kevin.pdf

Download (218kB)

Abstract

Latar Belakang: Paparan kronik dari senyawa hidrokarbon seperti bensin dapat menimbulkan gangguan signifikan pada ginjal, hepar, dan sistem hematopoetik. Pekerja stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terpapar kronik dengan kandungan gas bensin dan ditemukan mengalami peningkatan pada biomarker fungsi ginjal. Saat ini belum ada penelitian yang menilai peran Neutrophil Gelatinase Associated Lipocalin (NGAL) urin, sebuah biomarker yang terbukti unggul dalam mendeteksi gangguan ginjal dini, pada fungsi ginjal pekerja SPBU. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar NGAL urin dengan fungsi ginjal pada petugas SPBU.
Metode: Penelitian belah lintang dilakukan dari Maret 2022 hingga Juni 2022 melibatkan 31 pekerja SPBU di wilayah
Semarang Selatan, Indonesia. Wawancara dan pemeriksaan fisik dilakukan untuk mengumpulkan data demografik dan pengambilan sampel darah serta urin dilakukan untuk menilai kadar kreatinin serum dan NGAL urin. Fungsi ginjal dinilai berdasarkan estimasi laju filtrasi glomerulus (eLFG) yang dihitung dengan rumus chronic kidney disease epidemiology collarboration (CKD-EPI) 2021. Nilai p<0,05 dianggap sebagai hasil signifikan.
Hasil: Rerata eLFG subjek adalah 95,97 ± 23,26 mL/min/1,73 m² dan median kadar NGAL urin adalah 10,85 ng/mL. Kadar NGAL urin berkorelasi negatif dengan eLFG (r=-0,413; p=0,026). Subjek dengan kadar NGAL yang meningkat (>9,99 ng/mL) berisiko 2,7 kali lebih besar untuk mengalami penurunan eLFG (p=0,034). Faktor risiko riwayat hipertensi (p=0,030) dan lama kerja (p=0,004) ditemukan berpengaruh terhadap eLFG, namun regresi logistik menunjukkan hanya riwayat hipertensi yang juga berhubungan dengan eLFG (p=0,043) selain kadar NGAL urin (p=0,030).
Kesimpulan: Kadar NGAL urin dapat mendeteksi gangguan ginjal dini pada individu yang terpapar bensin secara kronik.
Kata Kunci: Bensin, NGAL, Kreatinin, Laju filtrasi glomerular, Ginjal

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Bensin, NGAL, Kreatinin, Laju filtrasi glomerular, Ginjal
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 30 Jun 2025 06:47
Last Modified: 30 Jun 2025 06:47
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33828

Actions (login required)

View Item View Item