Simbolon, Imelda Yessi and Setianingsih, Endang larasati (2025) PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PELATIHAN MENYULAM DI KOMUNITAS SAHABAT DIFABEL KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (459kB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf - Submitted Version Download (482kB) |
|
|
Text
Bab 2.pdf - Submitted Version Download (572kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (819kB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf - Submitted Version Download (179kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (207kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penyandang disabilitas sering menghadapi tantangan ekonomi yang
kompleks, seperti keterbatasan infrastruktur, sikap diskriminatif, serta rendahnya
tingkat pendidikan dan keterampilan. Berbagai hambatan tersebut menjadi faktor
utama yang membatasi partisipasi mereka di dunia kerja. Untuk mengatasi
permasalahan ini, diperlukan strategi pemberdayaan yang tepat, salah satunya
melalui pelatihan menyulam yang mampu membuka peluang sekaligus
meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas. Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan penyandang disabilitas
serta mengidentifikasi faktor faktor penghambat dalam proses pemberdayaan
penyandang disabilitas melalui pelatihan menyulam di Komunitas Sahabat Difabel
Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dengan fokus
pada teori pendekatan pemberdayaan oleh Edi Suharto sebagai landasan analisis
proses serta teori faktor penghambat oleh Solomon (dalam Suharto, 2009) dan teori
Mardikanto dan Soebianto (2017). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses
pemberdayaan telah terlaksana melalui lima pendekatan: pemungkinan dilakukan
dengan menciptakan lingkungan yang mendukung agar penyandang disabilitas
dapat mengakses pelatihan secara mudah dan setara; penguatan diberikan melalui
pendampingan personal hingga peserta mampu menyulam secara mandiri dan
percaya diri; perlindungan diterapkan melalui lingkungan belajar yang aman,
inklusif, dan bebas diskriminasi; penyokongan diwujudkan melalui dukungan
berkelanjutan dari komunitas, pelatih, dan keluarga; sedangkan pemeliharaan
dilakukan melalui hubungan yang harmonis dan setara antar anggota, pelatih, dan
pengelola, guna menciptakan suasana pelatihan yang adil dan berkelanjutan.
Namun demikian, masih ditemukan sejumlah faktor penghambat seperti penilaian
diri yang negatif, interaksi negatif dengan lingkungan, hambatan dari lingkungan
yang lebih luas serta keterbatasan sarana dan prasarana.
Kata kunci: Komunitas Sahabat Difabel, Pelatihan Menyulam, Pemberdayaan,
Penyandang Disabilitas.
125 Administrasi Publik 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 26 Jun 2025 04:32 |
| Last Modified: | 26 Jun 2025 04:32 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33688 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
