Kartika, Leisa Sangga Dwi and Marlina, Neny (2025) ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN BUPATI NOMOR 27 TAHUN 2022 TENTANG PERAN DESA DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING DI KABUPATEN KARAWANG. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
COVER (11).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (714kB) |
|
|
Text
BAB 1 .pdf - Submitted Version Download (374kB) |
|
|
Text
BAB 2 .pdf - Submitted Version Download (357kB) |
|
|
Text
BAB 3 .pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (945kB) |
|
|
Text
BAB 4 .pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (180kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (10).pdf - Submitted Version Download (220kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN (9).pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini di latar belakangi oleh tingginya prevalensi stunting di
Indonesia, termasuk di Kabupaten Karawang, yang menjadi ancaman serius
terhadap kualitas sumber daya manusia dan pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Kabupaten Karawang merespons permasalahan ini melalui Peraturan
Bupati Nomor 27 Tahun 2022 tentang Peran Desa dalam Pencegahan dan
Penanganan Stunting, yang perlu dikaji lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas
pelaksanaannya di lapangan. Namun, tantangan di lapangan masih ditemukan,
seperti keterbatasan tenaga ahli gizi, koordinasi antar instansi yang belum optimal,
serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam program-program intervensi gizi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan tersebut
menggunakan teori Van Meter dan Van Horn, yang mencakup enam variabel:
standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana,
komunikasi antar pelaksana, sikap pelaksana, serta kondisi sosial, ekonomi, dan
politik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan
teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berhasil.
Hal ini ditunjukkan oleh penurunan prevalensi stunting dari 20,6% pada tahun 2021
menjadi 16,3% pada tahun 2024. Intervensi spesifik seperti pemberian makanan
tambahan dan suplementasi gizi, serta intervensi sensitif seperti perbaikan sanitasi
dan edukasi gizi telah dilaksanakan. Faktor pendukung dalam implementasi
kebijakan antara lain adanya komitmen pemerintah daerah, pelibatan desa secara
aktif, serta sinergi lintas sektor seperti Dinas Kesehatan, DPPKB, dan swasta
melalui program CSR. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan
tenaga kesehatan di lapangan, rendahnya pemahaman masyarakat mengenai
pentingnya gizi dalam 1000 HPK, distribusi logistik yang belum merata, serta
belum optimalnya monitoring dan evaluasi lintas sektor.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi Peraturan Bupati
Nomor 27 Tahun 2022 telah berhasil menurunkan prevalensi stunting secara
bertahap, namun diperlukan peningkatan koordinasi antar instansi, penguatan
kapasitas sumber daya manusia, serta keterlibatan masyarakat yang lebih luas untuk
mencapai target nasional. Rekomendasi strategis yang diajukan meliputi penguatan
sinergi lintas sektor, optimalisasi penggunaan anggaran, serta pengembangan
pendekatan edukatif yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Kata Kunci:
Implementasi Kebijakan, Stunting, Peran Desa, Van Meter dan Van Horn,
Kabupaten Karawang, Faktor Pendukung, Faktor Penghambat.
105 Pemerintahan 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 26 Jun 2025 04:30 |
| Last Modified: | 26 Jun 2025 04:30 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33687 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
