Search for collections on Undip Repository

PENDAFTARAN PERALIHAN HAK ATAS TANAH WARISAN YANG BERASAL DARI JUAL BELI DI BAWAH TANGAN (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Nomor 158/Pdt.G/2022/PN Unr). _092 PDT 2025

ASTUTI, ARIKA DIAN and Adhim, Nur and Ardani, Mira Novana (2025) PENDAFTARAN PERALIHAN HAK ATAS TANAH WARISAN YANG BERASAL DARI JUAL BELI DI BAWAH TANGAN (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Nomor 158/Pdt.G/2022/PN Unr). _092 PDT 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ARIKA DIAN ASTUTI_cover.pdf] Text
ARIKA DIAN ASTUTI_cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (548kB)
[thumbnail of ARIKA DIAN ASTUTI_abstrak.pdf] Text
ARIKA DIAN ASTUTI_abstrak.pdf

Download (131kB)
[thumbnail of ARIKA DIAN ASTUTI_bab 1.pdf] Text
ARIKA DIAN ASTUTI_bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (280kB)
[thumbnail of ARIKA DIAN ASTUTI_bab 2.pdf] Text
ARIKA DIAN ASTUTI_bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (271kB)
[thumbnail of ARIKA DIAN ASTUTI_bab 3.pdf] Text
ARIKA DIAN ASTUTI_bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (441kB)
[thumbnail of ARIKA DIAN ASTUTI_bab 4.pdf] Text
ARIKA DIAN ASTUTI_bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (94kB)
[thumbnail of ARIKA DIAN ASTUTI_dapus.pdf] Text
ARIKA DIAN ASTUTI_dapus.pdf

Download (2MB)

Abstract

Tanah memiliki kedudukan penting dalam kehidupan manusia, terutama sebagai tempat tinggal yang menjadi kebutuhan dasar. Penguasaan dan pemanfaatan tanah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Praktiknya, masih sering terjadi peralihan hak atas tanah yang tidak sesuai dengan ketentuan formal, salah satunya melalui jual beli di bawah tangan. Peralihan hak seperti ini kerap menimbulkan persoalan hukum, terutama dalam hal pembuktian kepemilikan dan pendaftaran hak atas tanah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pendaftaran peralihan hak atas tanah warisan yang diperoleh melalui jual beli di bawah tangan serta mengetahui bagaimana pelaksanaannya di Kantor Pertanahan Ungaran Kabupaten Semarang setelah adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Penelitian ini difokuskan pada Putusan Pengadilan Negeri Nomor 158/Pdt.G/2022/PN Unr, dimana para ahli waris menghadapi hambatan hukum dalam membalik nama sertipikat karena transaksi jual beli tanah yang dilakukan oleh pewaris tidak dibuktikan dengan akta otentik dari Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis untuk mengkaji pendaftaran peralihan hak atas tanah warisan yang berasal dari jual beli di bawah tangan. Data-data dalam penelitian ini didapat secara langsung melalui metode wawancara dan dilengkapi dengan studi kepustakaan. Data dan informasi yang telah diperoleh, ditelaah secara kualitatif sampai mendapat kesimpulan akhir.
Hasil dari penelitian menyatakan peralihan hak atas tanah harus mengikuti prosedur hukum yang berlaku dengan melibatkan PPAT untuk pembuatan akta otentik sebagai syarat mutlak pendafatran di Kantor Pertanahan. Jual beli di bawah tangan berisiko karena tidak memiliki kekuatan hukum untuk pendaftaran hak kepemilikan. PPAT berperan dalam menjamin validitas transaksi dan mencegah sengketa. Kantor Pertanahan Ungaran berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 dalam pendaftaran peralihan hak. Dalam kondisi tertentu, seperti ketidaktahuan keberadaan penjual, putusan pengadilan dapat menggantikan akta PPAT.
Kata kunci: Peralihan hak, Tanah Warisan, Jual Beli Di Bawah Tangan, Pendaftaran Tanah, Putusan Pengadilan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Peralihan hak, Tanah Warisan, Jual Beli Di Bawah Tangan, Pendaftaran Tanah, Putusan Pengadilan
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 26 Jun 2025 03:41
Last Modified: 14 Aug 2025 02:45
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33680

Actions (login required)

View Item View Item