Search for collections on Undip Repository

Kesesuaian Nilai APRI, GPR, dan Kadar M2BPGi terhadap Pemeriksaan Transient Elastography untuk Deteksi Fibrosis Hati

Yuniarahmi, Dewi Paramita and Rachmawati, Banundari and Widyastiti, Nyoman Suci and Retnoningrum, Dwi and Rahayu, Muji (2025) Kesesuaian Nilai APRI, GPR, dan Kadar M2BPGi terhadap Pemeriksaan Transient Elastography untuk Deteksi Fibrosis Hati. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Abstrak Tesis - Dewi Paramita Yuniarahmi] Text (Abstrak Tesis - Dewi Paramita Yuniarahmi)
Abstrak Tesis - Dewi Paramita Yuniarahmi.pdf

Download (491kB)

Abstract

Latar Belakang: Fibrosis hati merupakan kondisi serius yang berpotensi berkembang menjadi sirosis atau karsinoma hepatoselular. Fibrosis hati terjadi akibat akumulasi protein matriks ekstraselular yang menggantikan jaringan hati yang rusak. Metode pemeriksaan non-invasif telah dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan biopsi, diantaranya nilai APRI, nilai GPR, dan kadar M2BPGi. Penelitian ini bertujuan menilai kesesuaian nilai APRI, nilai GPR, dan kadar M2BPGi untuk deteksi fibrosis hati.
Metode: Penelitian observasional analitik cross-sectional dilakukan terhadap 54 pasien yang diperiksa derajat fibrosis hati menggunakan transient elastography di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Sampel darah diambil untuk pemeriksaan kadar AST, kadar GGT, jumlah trombosit, dan kadar M2BPGi. Analisis menggunakan kurva receiver operating characteristic (ROC) digunakan untuk menentukan cut-off nilai APRI, nilai GPR, dan kadar M2BPGi terhadap derajat fibrosis.
Hasil: Kurva ROC nilai APRI menunjukkan AUC 0,905 (95% CI, p <0,001) dengan nilai cut-off 0,5 memiliki sensitivitas 86%, spesifisitas 78%, nilai duga positif 85%, dan nilai duga negatif 82%. Kurva ROC nilai GPR menunjukkan AUC 0,921 (95% CI, p <0,001) dengan nilai cut-off 0,5 memiliki sensitivitas 82%, spesifisitas 85%, nilai duga positif 85% dan nilai duga negatif 82%. Kurva ROC kadar M2BPGi menunjukkan AUC 0,665 (95% CI, p = 0,038) dengan nilai cut-off 18,8 pg/mL memiliki sensitivitas 59%, spesifisitas 59%, nilai duga positif 58% dan nilai duga negatif 57%.
Kesimpulan: Nilai APRI memiliki sensitivitas 86% dan spesifisitas 78%, nilai GPR memiliki sensitivitas 82% dan spesifisitas 85%, dan kadar M2BPGi memiliki sensitivitas 59% dan spesifisitas 59% terhadap derajat fibrosis hati.
Kata Kunci: Fibrosis hati, APRI, GPR, M2BPGi, Transient Elastography

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Fibrosis hati, APRI, GPR, M2BPGi, Transient Elastography
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 26 Jun 2025 05:39
Last Modified: 26 Jun 2025 05:39
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33664

Actions (login required)

View Item View Item