Search for collections on Undip Repository

PREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN DERMATITIS SEBOROIK PADA PEKERJA OJEK ONLINE DI KOTA SEMARANG

ParstutI Nur Hidayah, Riska and Bakri, Saekhol and Anindita Wibowo, Dhega and Fulyani, Faizah (2025) PREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN DERMATITIS SEBOROIK PADA PEKERJA OJEK ONLINE DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-KTI] Text (ABSTRAK-KTI)
RISKA PARSTUTI NUR HIDAYAH-22010121130066-KTI-ABSTRAK.pdf

Download (129kB)

Abstract

Latar Belakang: Dermatitis seboroik (DS) merupakan peradangan kulit kronis pada area kaya kelenjar sebasea. Prevalensinya bervariasi berdasarkan usia, jenis kelamin, dan wilayah geografis, di Indonesia kejadiannya mencapai 26,45%. DS dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, cuaca, stres, jenis pekerjaan, termasuk pada pengemudi ojek online yang terpapar panas dan keringat berlebih. Akan tetapi, data spesifik mengenai prevalensi dan faktor risiko DS pada kelompok ini belum tersedia. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian lebih dalam mengenai prevalensi dan faktor risiko kejadian DS pada pekerja ojek online di Kota Semarang. Tujuan: Mengetahui prevalensi dan faktor risiko kejadian dermatitis seboroik pada pekerja ojek online di kota semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik purposive sampling pada 40 subjek yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Diagnosis DS ditegakkan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin berdasarkan pemeriksaan klinis. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisoner dan dianalisis secara analitik menggunakan uji chi square atau fisher test. Hasil: Terdapat prevalensi kejadian DS, namun tidak terdapat hubungan yang bermakna antara jam kerja, paparan keringat, personal hygiene, dan sanitasi lingkungan dengan kejadian DS. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor yang diteliti belum cukup menjelaskan kejadian DS pada pekerja ojek online. Sehingga, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi kemungkinan keterlibatan faktor lain seperti faktor genetik, stres, dan status imunitas individu. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa terdapat prevalensi DS sebesar 82,5%, namun faktor-faktor tersebut tidak terbukti menjadi faktor risiko kejadian DS pada pekerja ojek online di Kota Semarang. Kata kunci: Dermatitis seboroik, ojek online, jam kerja, terpapar keringat, personal hygiene, dan sanitasi lingkungan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Dermatitis seboroik, ojek online, jam kerja, terpapar keringat, personal hygiene, dan sanitasi lingkungan.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 26 Jun 2025 05:43
Last Modified: 26 Jun 2025 05:43
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33557

Actions (login required)

View Item View Item