Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN KADAR HbA1c DAN BERBAGAI KOMORBID TERHADAP KEJADIAN VASKULOPATI PERIFER PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI ATAS USIA 40 TAHUN DI RSUP DR KARIADI SEMARANG

Marhaendra, Yudha Adidarma and Minuljo, Tania Tedjo (2025) HUBUNGAN KADAR HbA1c DAN BERBAGAI KOMORBID TERHADAP KEJADIAN VASKULOPATI PERIFER PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI ATAS USIA 40 TAHUN DI RSUP DR KARIADI SEMARANG. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of YUDHA ADIDARMA MARHAENDRA-22040221310011-TESIS-ABSTRAK] Text (YUDHA ADIDARMA MARHAENDRA-22040221310011-TESIS-ABSTRAK)
YUDHA ADIDARMA MARHAENDRA-22040221310011-TESIS-ABSTRAK.pdf

Download (139kB)

Abstract

ABSTRAK
HUBUNGAN KADAR HbA1c DAN BERBAGAI KOMORBID TERHADAP KEJADIAN VASKULOPATI PERIFER PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI ATAS USIA 40 TAHUN DI RSUP DR KARIADI SEMARANG

Yudha Adidarma Marhaendra*, Tania Tedjo Minuljo**
*PPDS 1 Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro / RSUP Dr. Kariadi Semarang
**Divisi Endokrinologi, Metabolik, dan Diabetes Bagian Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro / RSUP Dr. Kariadi Semarang

Latar Belakang: Vaskulopati perifer merupakan salah satu komplikasi makrovaskular yang sering terjadi pada pasien diabetes melitus tipe 2 (DMT2), terutama pada usia lanjut dan dengan adanya komorbid metabolik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar HbA1c, komponen sindrom metabolik (hipertensi, dislipidemia, obesitas), usia, dan jenis kelamin terhadap kejadian vaskulopati perifer pada pasien DMT2 usia di atas 40 tahun.
Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional yang dilakukan pada DM tipe 2 yang berobat di RSUP dr. Kariadi Semarang dari Oktober 2024 – Januari 2025, yang bertujuan menganalisis hubungan antara kadar HbA1c, komponen sindrom metabolik (hipertensi, dislipidemia, dan obesitas), serta faktor risiko lain seperti usia dan jenis kelamin terhadap kejadian vaskulopati perifer pada pasien diabetes melitus tipe II usia di atas 40 tahun.
Hasil: Sebanyak 27 subjek (35,5%) mengalami vaskulopati perifer. Berdasarkan analisis bivariat tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kadar HbA1c (p = 0,183), hipertensi (p = 0,193), dislipidemia (p = 0,552), obesitas (p = 0,954), dan jenis kelamin (p = 0,289) dengan kejadian vaskulopati perifer. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara usia ≥ 60 tahun dengan vaskulopati perifer (p = 0,043), dengan odds ratio 2,684 (CI 95%: 1,018–7,079).
Kesimpulan: Usia lanjut merupakan satu-satunya faktor yang berhubungan signifikan dengan vaskulopati perifer pada pasien DMT2 usia > 40 tahun. Komponen sindrom metabolik lainnya seperti kadar HbA1c, hipertensi, dislipidemia, obesitas, serta jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Diabetes Melitus Tipe 2, Vaskulopati Perifer, HbA1c, Sindrom Metabolik, Hipertensi, Usia Lanjut

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Diabetes Melitus Tipe 2, Vaskulopati Perifer, HbA1c, Sindrom Metabolik, Hipertensi, Usia Lanjut
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 25 Jun 2025 06:38
Last Modified: 25 Jun 2025 06:38
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33500

Actions (login required)

View Item View Item