Lutfiandini, Fisca Meita and Ropyanto, Chandra Bagus (2025) Pengaruh Relaksasi Otot Progresif, Aromaterapi, dan Terapi Musik untuk Meningkatkan Kualitas Tidur pada Lansia dengan Diabetes Melitus. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121130097-Fisca Meita Lutfiandini-Hal. Depan.pdf Download (473kB) |
|
|
Text
22020121130097-Fisca Meita Lutfiandini-Bab I.pdf Restricted to Registered users only Download (104kB) |
|
|
Text
22020121130097-Fisca Meita Lutfiandini-Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (209kB) |
|
|
Text
22020121130097-Fisca Meita Lutfiandini-Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (125kB) |
|
|
Text
22020121130097-Fisca Meita Lutfiandini-Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (114kB) |
|
|
Text
22020121130097-Fisca Meita Lutfiandini-Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (102kB) |
|
|
Text
22020121130097-Fisca Meita Lutfiandini-Bab VI.pdf Restricted to Registered users only Download (20kB) |
|
|
Text
22020121130097-Fisca Meita Lutfiandini-Daftar Pustaka.pdf Download (83kB) |
|
|
Text
22020121130097-Fisca Meita Lutfiandini-Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
22020121130097-Fisca Meita Lutfiandini-Skripsi Full.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Latar Belakang: Lansia dengan diabetes melitus sering mengalami gangguan tidur yang disebabkan oleh fluktuasi kadar gula darah, sering buang air kecil di malam hari, serta penurunan kondisi fisik dan psikologis. Durasi tidur yang baik bagi lansia idealnya berlangsung minimal 6 jam per malam. Namun, gangguan tidur yang ada dapat menyebabkan durasi tidur menjadi lebih pendek dan badan terasa tidak segar saat bangun. Kedua hal merupakan dua hal faktor yang dapat menurunkan kualitas tidur pada lansia dengan diabetes melitus. Tujuan Project: Project ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi terapi relaksasi otot progresif, aromaterapi, dan terapi musik terhadap peningkatan kualitas tidur pada lansia dengan diabetes melitus. Metode Pelaksanaan: Project dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu pengkajian awal, pemberian edukasi, pelaksanaan kombinasi terapi, serta evaluasi. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil kuesioner kualitas tidur sebelum dan setelah intervensi, ditunjukkan oleh perubahan nilai rata-rata (mean) dan standar deviasi. Pembahasan: Hasil menunjukkan adanya peningkatan kualitas tidur pada partisipan setelah menerima kombinasi terapi. Perbaikan ini mencerminkan efektivitas pendekatan non-farmakologis dalam menangani gangguan tidur pada lansia dengan diabetes. Kesimpulan: Kombinasi terapi relaksasi otot progresif, aromaterapi, dan terapi musik memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas tidur lansia dengan diabetes melitus. Namun, peningkatan tersebut kemungkinan juga dipengaruhi oleh faktor lain. Oleh karena itu, pelaksanaan project serupa diharapkan dapat dilakukan dalam jangka waktu yang lebih panjang dengan pendekatan kuantitatif yang memungkinkan pengujian hipotesis secara lebih kuat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | diabetes melitus, lansia, kualitas tidur |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 24 Jun 2025 03:05 |
| Last Modified: | 24 Jun 2025 03:05 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33455 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
