Rahayu, Risma Intan and Azmi, Lut Fika Daru (2025) Gambaran Durasi Screen Time dan Kualitas Tidur Balita di Kelurahan Dadapsari. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121130059_Risma Intan Rahayu_Hal Depan.pdf Download (724kB) |
|
|
Text
22020121130059_Risma Intan Rahayu_Bab. I.pdf Restricted to Registered users only Download (331kB) |
|
|
Text
22020121130059_Risma Intan Rahayu_Bab. II.pdf Restricted to Registered users only Download (549kB) |
|
|
Text
22020121130059_Risma Intan Rahayu_Bab. III.pdf Restricted to Registered users only Download (534kB) |
|
|
Text
22020121130059_Risma Intan Rahayu_Bab. IV.pdf Restricted to Registered users only Download (356kB) |
|
|
Text
22020121130059_Risma Intan Rahayu_Bab.V.pdf Restricted to Registered users only Download (377kB) |
|
|
Text
22020121130059_Risma Intan Rahayu_Bab. VI.pdf Restricted to Registered users only Download (268kB) |
|
|
Text
22020121130059_Risma Intan Rahayu_Daftar Pustaka.pdf Download (427kB) |
|
|
Text
22020121130059_Risma Intan Rahayu_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
Risma Intan Rahayu_22020121130059_Skripsi Full.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Tidur yang cukup dan berkualitas memegang peranan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta regulasi emosi pada balita. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kualitas tidur balita adalah screen time yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan durasi screen time dan kualitas tidur balita di Kelurahan Dadapsari dengan menggunakan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 274 orang, dengan sampel sebanyak 177 responden yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner screen time dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 86 balita (48,6%) memiliki durasi screen time yang tinggi, 64 balita (36,2%) memiliki durasi sedang, dan 27 balita (15,3%) memiliki durasi screen time yang rendah. Berdasarkan kualitas tidurnya, diketahui bahwa 91 balita (51,4%) memiliki kualitas tidur yang buruk, sedangkan 86 balita (48,6%) memiliki kualitas tidur yang baik. Screen time yang berlebihan berpotensi mengganggu perkembangan saraf dan fungsi kognitif anak. Selain itu, durasi screen time yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko munculnya masalah emosional dan perilaku, seperti mudah marah, tantrum, serta kesulitan berkonsentrasi. Kualitas tidur yang buruk dapat memperburuk kondisi tersebut, karena turut berdampak negatif terhadap aspek perilaku, kognitif, dan emosional.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | screen time, kualitas tidur, balita |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 24 Jun 2025 02:17 |
| Last Modified: | 24 Jun 2025 02:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33448 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
