PRASTYO, ADI TRI and Cahyaningtyas, Irma and Utama, Kartika Widya (2025) PERAN DIGITAL FORENSIK SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA. _055 Acara 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Adi Tri Prastyo_cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (709kB) |
|
|
Text
Adi Tri Prastyo_abstrak.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
Adi Tri Prastyo_bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (289kB) |
|
|
Text
Adi Tri Prastyo_bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (342kB) |
|
|
Text
Adi Tri Prastyo_bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (583kB) |
|
|
Text
Adi Tri Prastyo_bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (225kB) |
|
|
Text
Adi Tri Prastyo_dapus.pdf Download (1MB) |
Abstract
Seiring pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, modus operandi kejahatan narkotika turut berkembang melalui media digital, sehingga mendorong penyidik untuk memanfaatkan digital forensik sebagai alat bantu dalam proses pembuktian di sistem peradilan pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran digital forensik sebagai alat bukti pada tindak pidana narkotika dan kendala penggunaan digital forensik pada pembuktian tindak pidana narkotika.
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris, yaitu dengan mengombinasikan studi kepustakaan dan wawancara langsung kepada aparat penegak hukum, khususnya penyidik dan pemeriksa. Metode penelitian yang diterapkan bersifat deskriptif-analitis, dengan jenis data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder.
Berdasarkan hasil analisis yang disajikan maka dapat disimpulkan bahwa digital forensik memiliki peran penting dalam pembuktian tindak pidana narkotika, khususnya saat pelaku memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana kejahatan. Barang bukti elektronik seperti handphone maka dapat menghasilkan bukti digital untuk mengungkap pola komunikasi, memulihkan pesan terhapus, dan menemukan data penting melalui metode digital forensik. Hasil pemeriksaan tersebut sah dijadikan alat bukti berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Studi kasus menunjukkan penggunaan alat seperti Cellebrite UFED dalam memperoleh lebih banyak bukti digital. Namun, penerapannya masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan jumlah SDM penyidik, minimnya pelatihan, kurangnya anggaran dan infrastruktur, serta resistensi terhadap teknologi. Oleh karena itu, dibutuhkan peningkatan kapasitas, penguatan kebijakan, dan kolaborasi lintas sektor untuk mengoptimalkan peran digital forensik dalam sistem peradilan pidana.
Kata Kunci: Pembuktian, Alat Bukti Digital, Digital Forensik, Tindak Pidana Narkotika.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pembuktian, Alat Bukti Digital, Digital Forensik, Tindak Pidana Narkotika |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 23 Jun 2025 06:38 |
| Last Modified: | 29 Aug 2025 06:44 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33392 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
