Syafitri, Aisyah and Budiraharjo, Kustopo and Ekowati, Titik (2025) Analisis Risiko Produksi Pada Usaha Peternakan Ayam Petelur di CV Altel Kuningan Jawa Barat. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
Bagian 1 Skripsi_Aisyah Syafitri_Agribisnis 2021.pdf Download (658kB) |
|
|
Text
Bagian 2 Skripsi_Aisyah Syafitri_Agribisnis 2021.pdf Download (245kB) |
|
|
Text
Bagian 3 Skripsi_Aisyah Syafitri_Agribisnis 2021.pdf Download (285kB) |
|
|
Text
Bagian 4 Skripsi_Aisyah Syafitri_Agribisnis 2021.pdf Restricted to Repository staff only Download (332kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 5 Skripsi_Aisyah Syafitri_Agribisnis 2021.pdf Restricted to Repository staff only Download (486kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 6 Skripsi_Aisyah Syafitri_Agribisnis 2021.pdf Restricted to Repository staff only Download (213kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 7 Skripsi_Aisyah Syafitri_Agribisnis 2021.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Sektor peternakan memiliki peran yang strategis dalam memenuhi kebutuhan manusia akan protein hewani. CV Altel menjadi salah satu usaha di bidang peternakan yang memproduksi dan membudidayakan ayam ras petelur, tetapi dalam usaha meningkatkan produktivitas dan memenuhi permintaan konsumen masih menghadapi berbagai ketidakpastian dalam menjalankan usahanya terutama dalam hal produksi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya tingkat risiko pada kegiatan kegiatan produksi telur di CV Altel; mengidentifikasi agen risiko yang menjadi prioritas dalam kegiatan produksi telur di CV Altel; menganalisis strategi mitigasi yang tepat untuk mengurangi dampak dari risiko produksi di CV Altel. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan metode analisis menggunakan koefsien variasi (KV) untuk melihat besarnya risiko dan analisis risiko menggunakan metode House of Risk (HOR). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hen day yang dicapai tahun 2023 sebesar 69,67% dan tahun 2024 sebesar 79,56% dengan nilai koefisien variasi (KV) sebesar 15,62% yang berarti termasuk ke dalam kategori risiko tinggi. Kejadian risiko yang teridentifikasi sebanyak 17 kejadian risiko dengan agen risiko yang teridentifikasi sebanyak 11 agen risiko. Pada HOR Fase 1 dilakukan penilaian severity dan occurance, diperoleh 5 prioritas agen risiko berdasarkan nilai Aggregate Risk Potential (ARP) yaitu kondisi sanitasi yang buruk, perubahan iklim, keterbatasan kendang, ayam afkir, dan tidak adanya pelatihan bagi pekerja. Strategi penanganan risiko dengan HOR Fase 2, diperoleh 5 prioritas agen risiko berdasarkan nilai Effectiveness to Difficulty (ETD) yaitu mengoptimalkan biosecurity dengan baik, merekrut petugas keamanan farm, mengadakan pelatihan bagi pekerja, monitoring kadar ammonia secara berkala dengan amonia meter, dan mengurangi sumber amonia dengan mengolah limbah menjadi kompos
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ayam petelur, telur, risiko produksi, koefisien variasi. |
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture |
| Depositing User: | User Agribisnis |
| Date Deposited: | 06 Aug 2025 03:30 |
| Last Modified: | 06 Aug 2025 03:32 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33374 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
