Meyrani, Citra Cahya and Hasanah, Nisa Nur (2025) Expressive Writing Sebagai Teknik Manajemen Stres Remaja Dalam Program Legits Care : “Literasi Digital Instagram". Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121120028_Citra Cahya Meyrani_Halaman Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
22020121120028_Citra Cahya Meyrani_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (295kB) |
|
|
Text
22020121120028_Citra Cahya Meyrani_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (513kB) |
|
|
Text
22020121120028_Citra Cahya Meyrani_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (323kB) |
|
|
Text
22020121120028_Citra Cahya Meyrani_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (959kB) |
|
|
Text
22020121120028_Citra Cahya Meyrani_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (300kB) |
|
|
Text
22020121120028_Citra Cahya Meyrani_BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (192kB) |
|
|
Text
22020121120028_Citra Cahya Meyrani_Daftar Pustaka.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
22020121120028_Citra Cahya Meyrani_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
22020121120028_Citra Cahya Meyrani_Full.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) |
Abstract
Latar Belakang: Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap stres akibat tekanan akademik dan sosial, sementara keterampilan koping adaptif mereka sering kali belum berkembang secara optimal. Pada tahun 2021 terdapat 27,5% remaja di Indonesia menunjukkan gejala stres yang dipicu oleh tekanan akademik maupun sosial yang berpengaruh terhadap kesehatan mental, prestasi akademik, serta fungsi sosial. Kurangnya pemahaman dan keterampilan mengenai pengelolaan stres perlu menjadi perhatian serius karena dapat berdampak jangka panjang terhadap kesejahteraan psikologis remaja. Jika tidak ditangani, hal ini berpotensi memicu masalah kesehatan mental yang lebih kompleks. Oleh karena itu, diperlukan intervensi manajemen stres yang tepat dan relevan. Program berbasis digital menjadi potensi besar sebagai media intervensi yang menarik, mudah diakses, dan familiar bagi remaja. Tujuan: Program LEGITS CARE : “Literasi Digital Instagram” menjadi sebuah program inovasi edukatif berbasis digital untuk memberdayakan remaja usia SMP dengan pemahaman mendalam tentang pentingnya manajemen stres dengan teknik expressive writing dan menyediakan akses informasi berkelanjutan serta dukungan digital yang relevan bagi remaja. Metode: Project ini mengimplementasikan intervensi manajemen stress berbasis dua tahap yang inovatif, yaitu sesi edukasi dan demonstrasi langsung dilanjutkan penguatan dan perluasan materi melalui literasi digital di media sosial instagram @legits.care dengan jumlah partisipan sebanyak 33 siswa di SMP Negeri 2 Karanganyar. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner Perceiverd Stress Scale (PSS-10). Hasil: Hasil menunjukkan terdapat penurunan signifikan pada indikator stres negatif, seperti rasa marah terhadap suatu hal yang tidak terduga, ketidakmampuan mengendalikan situasi, serta perasaan gelisah. Sebaliknya, indikator positif seperti keyakinan mengatasi masalah dan pengendalian emosi mengalami peningkatan. Namun, indikator mengenai perasaan kesulitan yang menumpuk tidak menunjukkan perubahan signifikan dan cenderung stabil. Kesimpulan: Project LEGITS CARE yang mengintegrasikan teknik expressive writing dengan literasi digital dapat menjadi salah satu intervensi program inovatif untuk manajemen stres pada remaja.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Expressive writing, Instagram, Manajemen stres, Remaja, Literasi digital |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 23 Jun 2025 03:51 |
| Last Modified: | 23 Jun 2025 03:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33373 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
